ROCKET QASSAM, GRAD, FAJR 5 & M302 ADALAH NAMA ROCKET PEMBANTAI WARGA SIPIL & ANAK-ANAK ISRAEL YANG DI GUNAKAN HAMAS

Meningkatnya eskalasi serangan Israel ke jalur gaza pada akhir akhir ini, tidak lepas dari ulah pejuang Hamas itu sendiri yang menembakan roket roketnya secara serampangan terhadap Israel . Tentu, jika tidak dapat di cegah oleh sistem pertahanan rudal "Iron Dome" maka jelas mencancam keselamatan penduduk sipil Israel karena Hamas tidak mengarahkannya kepada sasaran tertentu untuk menghantam fasilitas militer Israel namun roket hamas ditembakan agar melukai masyarakat sipil negara tersebut. Berikut sedikit ulasan mengenai teknologi dari rocket yang digunakan Hamas dalam menyerang Israel. 

Gambar Rocket yang digunakan Pejuang Hamas

Rocket Qassam
Roket Qassam pertama kali dikembangkan oleh Nidal Fat'hi Rabah Farahat, dan diproduksi atas perintah Adnan al-Ghoul atau "Bapak al-Qassam" yang  dibunuh tentara Israel pada Oktober 2004. Versi awal dari Qassam pertama kali ditembakkan pada Oktober 2001. Saat itu, roket Qassam memiliki jangkauan yang amat rendah sehingga hanya bisa ditembakkan ke wilayah Gaza, banyak yang mengenai blok pemukiman Yahudi. Roket Qassam-2, yang memiliki jangkauan 10-12 km, pertama kali ditembakkan ke wilayah Israel pada 10 Februari 2002. Kota Israel pertama yang terkena tembakan Qassam adalah Sderot, pada 5 Maret 2002. Serangan Qassam mulai meningkat secara drastis sejak April 2006.

Tujuan dari pembuatan Roket Qassam adalah kemudahan, kecepatan dalam pembuatan Roket sehingga dapat di produksi massal dan tidak harus di kerjakan di suatu lokasi tertentu saja. karena tidak ada penerapan teknologi khusus maka rocket inipun tidak memiliki akurasi dalam menghantam target inilah penyebab rocket ini lebih banyak mencedrai warga sipil ketimbang fasilitas militer israel. berbagai pihak menganggap roket ini secara taktis tidak efektif. Sejak awal penggunaannya pada tahun 2001, ribuan Qassam telah ditembakkan dan korban tewas hanyalah 13 orang (per Juli 2007). Kementrian Pertahanan Israel menganggap Qassam "lebih sebagai ancaman psikologis daripada ancaman fisik." Hal ini disebabkan kebanyakan roket ini ditembakkan ke populasi sipil, dan berdampak secara psikologis, terutama bagi anak-anak di kota Sderot. BBC menyebut roket Qassam "menakutkan tapi tidak efektif", dan mengatakan kekuatan roket ini sering dilebih-lebihkan oleh kedua belah pihak demi alasannya masing-masing. Hamas ingin memamerkan kekuatan militernya, dan Israel menggunakan Qassam sebagai alasan untuk serangan-serangan mereka ke Gaza dan penangkapan anggota Hamas.
Foto Osher Twito kakinya di amputasi korban dari Rocket Qassam
Foto Keluarga di Israel berlindung di bawah Shelter Bomb

berbicara masalah pembuatannya Roket Qassam dibuat dari  silinder baja persegi, sedangkan bahan peledak di buat dari pupuk dan TNT yang di selundupkan dari Negara Mesir melalui terowongan antara Raffah dan Gaza. Sedangkan bahan pendorong roket menggunakan campuran padat gula serta potassium nitrat. Semua bahan – bahan yang di perlukan tersedia dengan mudah dan murah, karena memakai pupuk dan TNT.

Roket Qassam terdapat 3 Varian diantaranya Roket Qassam 1 berdiameter 60 mm, dapat membawa hulu ledak 0, 5 Kg dan memiliki jangkauan maksimum 3 km. Roket Qassam 2 berdiameter 150 mm, dapat membawa hulu ledak 5 sampai 7 Kg dan memiliki jangkauan maksimum 8 Km. Roket Qassam 3 berdiameter 170 mm, dapat membawa hulu ledak 10 kg dan memiliki jangkauan maksimum 10 Km.

Menurut Kementerian Luar Negeri Israel, lebih dari 2000 roket Qassam telah ditembakkan ke Israel, dan menyebabkan 13 orang tewas. hingga Juli 2007. Kota Israel yang sering diserang roket Qassam adalah Sderot dan Ashkelon, di Israel Selatan. Di kota-kota ini Militer Israel (IDF) telah memasang sistem peringatan awal, untuk mengurangi bahaya yang ditimbulkan oleh roket ini. IDF percaya keakuratan dan jangkauan roket ini akan meningkat dari waktu ke waktu.

Jumlah korban terbesar dari suatu serangan Qassam terjadi pada 11 September 2007, saat sebuah roket Qassam mendarat tidak sengaja di markas tentara Israel, melukai setidaknya 63 orang

Rocket M-302
Pada tanggal 5 Maret 2014 Angkatan Laut Israel berhasil menangkap puluhan kiriman roket yang diidentifikasi sebagai "M-302" dari kapal kargo bernama Klos-C di Laut Merah. Roket berjarak jangkau sedang ini dikirim secara estafet dari Suriah ke Iran kemudian diantar melalui jalur laut  ke Sudan  kemudian roket tersebut mereka ambil melalui Mesir ke Gaza.

Foto Rocket M-302  yang disita Israel dari Negara Suriah

rocket M-302 sejatinya adalah buatan negara Suriah dengan spesifikasi panjang 5 meter, berat total 500 kg, berhulu ledak 170 kg dan memiliki jangkauan 90 km. banyak para ahli berpendapat roket berasal dari Rusia atau Iran, namun roket M302 adalah varian dari roket Cina WS-1 yang dijual lisensinya kepada Turki (Khaibar 1)dan Thailand

Dalam serangan Hizbullah pada tanggal 4 Agustus 2006, roket ini mampu melahap kota hadera israel  sebelah selatan dari perbatasan lebanon dan menimbulkan banyak korban jiwa penduduk israel selama perang

Grad
Foto Rocket Grad
 
Pada tanggal 28 Februari 2008 sedikitnya puluhan roket Grad jenis Katyushas menghantam kota pesisir Ashkelon, sekitar sepuluh kilometer dari perbatasan Israel dengan Jalur Gaza.  Kota Ashkelon adalah hanya beberapa menit dari kota Qassam-belur Sderot, Israel mencatat bahwa 28 persen orang dewasa dan 30 persen anak-anak dari Sderot mengalami gangguan stres pasca-trauma. ketika Hamas menembakan roket roketnya melalui perbatasan Mesir, Hamas mampu membawa lebih dari roket Katyusha.
 
Karakteristik rocket Grad adalah memiliki panjang 3 meter berdiameter 122mm jika di tembakkan roket jenis ini mampu menjangkau jarak 20 km dengan membawa hulu ledak 18 Kg  negara produsen Iran 

Fajr 5

 
Foto Rocket Fajr 5
Pada November 2012 adalah salah satu peristiwa bersejarah oleh Hamas karena mendapat pasukan roket untuk pertama kalinya dari Iran. Roket tersebut diberinama Fajr 5 dengan jarak jangkauan 75 Kilometer , itu dua kali lebih jauh dari jangkauan roket sebelumnya digunakan oleh HAMAS, dan membawa Tel Avic dan Jeruslalem dalam jangkauan serangan HAMAS.

pada Kamis malam 15 November 2012 di Tel Aviv untuk pertamakalinya sirene alam berbunyi  yang menandakan adanya roket yang mengarah kesana dan memicu kepanikan dan hampir melumpuhkan  layanan telepon selular namun sayang roket tersebut meleset dan jatuh ke laut 

berikut adalah spesifikasi Roket Fajr5 buatan Iran, memiliki panjang 6.5 meter berdiameter 302mm jika di tembakkan roket jenis ini mampu menjangkau jarak 75km dengan membawa hulu ledak 90 Kg  negara produsen Iran 

Note :
Roket adalah Bahan peledak berpendorong tanpa pengendali digunakan untuk menambah nordik pertempuran dan menambah daya hancur terhadap pihak musuh namun tidak memiliki keakuratan dan sering mencedrai rakyat sipil dari pada fasilitas militer yang harusnya menjadi sasaran. 


Narasi peristiwa:
Sudah sangat wajar Israel Geram melihat roket roket Palestina menghantam sasaran warga sipil Israel, sedangkan tuduhan paletina terhadap Israel dengan melakukan pemboman secara tidak teraarah itu tidaklah benar karena Israel sebelum melakukan pemboman mereka menentukan sasaran dengan olah data intelijen dilapangan kemudian  menguncinya dengan piranti GPS / olah koordinat sehingga dapat dengan akurat melihat lokasi target dengan pesawat tempur setelah data tersebut valid dengan beberapa kali observasi menggunakan kamera Thermal maka dilakukan pemboman dengan menggunakan rudal khusus sedangkan dampak pemboman yang mencedrai masyarakat itu adalah ulah pejuang Palestina yang  meluncurkan roket disembarang tempat atau memanfaatkan lokasi pemukiman / tempat ibadah sebagai gudang amunisi senjata serta sebagai tameng hidup dan jika di bom mereka menggunakannya untuk bahan propaganda dalam mencari simpati dunia. Maaf ini adalah logika dasar pertempuran bukan bermaksud membela Israel atau Palestina. |||0|||0 (ini adalah opini pribadi penulis)

Pages