Monday, 17 March 2014

TALOS & Q-WARRIOR, BAJU DAN HELM IRONMEN UNTUK PASUKAN KHUSUS AMERIKA

Gambar Baju MARK 1 - TALOS
Angkatan bersenjata Amerika Serikat dalam waktu dekat akan menguji coba baju baja berteknologi canggih yang diberinama The Tactical Assault Light Operator Suit (TALOS) untuk Pasukan Komando Operasi Khusus Amerika Serikat (USSOCOM) Baju baja terbaru ini terbilang revolusioner agar memiliki ketahanan super. Uniknya, sepintas baju bermaterialkan baja itu mirip jubah yang dikenakan oleh tokoh Fiksi Ilmiah superhero, Iron Man.


Foto Baju Mark I - TALOS

Foto Bagian kaki dari Mark 1 TALOS

Secara Teoritis TALOS menggunakan baja cair hasil rekayasa atom (nanoteknologi) yang mampu mengubah bentuk dari cair ke padat dalam hitungan milidetik dengan bantuan ladang magnetik atau arus listrik. Bahan ini diyakini mampu memberikan proteksi lebih kepada penggunanya di bandingkan kavelar konvensional pada umumnya.  Selain itu, Talos dilengkapi dengan beberapa sensor dan mikrokontroler yang mampu memberikan berbagai informasi seputar penggunanya seperti temperatur tubuh, kulit, detak jantung, dan level hidrasi. Sebenarnya ide membuat baju semacam ini terinspirasi dari Baju baja cair yang dikembangkan oleh Professor Gareth McKinley.

Rencananya Talos dalam waktu dekat akan merelease “Mark1” Prototype pertama yang akan melakukan Ujicobanya pada Bulan Juli 2014. Pengujian di maksud untuk melihat daya tahan, kemudahan dan kelincahan sewaktu digunakan. 
Foto Visual Helm dari IRON MAN

Kalau tadi berbicara masalah Baju “Iron Man”-nya Ternyata amerika masih belum puas dengan menggandalkan baju perang saktinya namun tidak terkoordinir. Tentara perlu mengetahui berbagai hal seperti posisi kawan maupun lawan, peta, termasuk situasi yang ada di depan mereka, cara pandangan Amerika inilah yang membuat Amerika sukses mengganyang Irak dan Taliban. Namun, hingga saat ini belum ada teknologi yang mampu memberikan informasi selengkap itu kepada setiap tentara infantri yang berada di darat.

Memang tokoh Fiksi Ilmiah Iron Man sungguh mengobsesi Negeri paman Sam ini. Kini, Amerika juga terobsesi dengan kecanggihan helm yang dipakai Iron Man. Bak gayung bersambut Sekutu Amerika yakni Inggris melalui BAE System ternyata sudah merancang helm tempur berteknologi canggih untuk melengkapi baju Iron Man Amerika lengkap dengan Pencitraan Gambarnya seperti seperti Google Glass . Perangkat tersebut bisa menghitung jarak, menampilkan rangka 3 dimensi dari suatu bangunan bahkan menerima video dari pesawat nirawak.
Foto Helm Q-Warrior

Helm tempur tersebut dilengkapi dengan layar display di bagian wajah yang membuat tentara tampak seperti sedang mengenakan Google Glass. Dari layar tersebut, tentara bisa melihat gambaran dari lokasi yang jauh dari pengamatan mereka.

Ternyata Gambar tersebut dikirimkan oleh drone alias pesawat nirawak yang terbang di atas mereka. Pesawat nirawak mentransmisikan gambar situasi yang tak terjangkau pandangan mata tentara dengan menggunakan video. Artinya, tentara bisa melihat keberadaan musuh di belakang gunung maupun gedung yang menghalangi pandangan mereka.

Kabarnya, Amerika Serikat sudah siap memperlengkapi tentara mereka. Namun, tampaknya belum semua lini pasukan akan memakai Q-Warrior dan diharapkan dapat disandingkan dengan Baju TALOS yang akan di ujicoba pada Juni 2014 untuk persiapan Tahun 2030-2035.

Selain itu untuk mengembangkan teknologi serupa,  Amerika memiliki 56 perusahaan , 16 instansi pemerintah , 13 universitas dan 10 laboratorium nasional untuk membantu proyek TALOS. |||0|||0 to Download