NIMITZ CLASS, ENTERPRISE CLASS & GERALD R. FORD CLASS DARI MASA KE MASA KAPAL INDUK AMERIKA

Angkatan Laut tidak bisa dilepaskan dari kemampuan proyeksi kekuatan. Kapal induk adalah salah satu unsur penting dalam proyeksi kekuatan, antara lain untuk melindungi kapal-kapal kawan dari serangan udara lawan. Selain itu, fungsi lain kapal induk adalah memproyeksikan kekuatan from the sea to shore. Bentuk operasi yang terkait dengan proyeksi kekuatan banyak, sebagian bisa dilaksanakan oleh kapal induk.

Dari sini jelas bahwa fungsi kapal induk tidak sebatas pengganti pangkalan udara berbasis di daratan. Kapal induk juga mempunyai kemampuan penangkalan dan daya rusak sebagai bagian dari proyeksi kekuatan. Dengan kekuatan udara yang dimilikinya, kemampuannya untuk menggelar proyeksi kekuatan for the sea to shore lebih berlipat ganda dibandingkan jenis kapal perang lainnya. Kapal jenis ini sekaligus merupakan simbol kekuatan suatu Angkatan Laut.


Berikut adalah Type/Kelas Kapal Induk yang dimiliki oleh Amerika Serikat :


Gambar Nimitz Class
Nimitz Class
Kapal Induk pengangkut Pesawat (carrier) kelas nimitz adalah kapal-kapal perang terbesar yang pernah di buat Amerika Serikat.  Supercarrier kelas Nimitz ini dilengkapi dengan   2 reaktor nuklir buatan Westinghouse yang menggerakkan 4 turbin uap kemudian di teruskan kepada 4 poros propeller dan menghasilkan 260,000 tenaga kuda  pada  kecepatan 30+ knots. 

Dengan reaktor nuklir ini artinya tidak perlu lagi memikirkan bahan bakar selama 20 tahun bahkan kapal ini mampu mengelilingi dunia non stop tanpa perlu berhenti dan bersandar di pelabuhan untuk mengisi ulang logistik.

Kapal Induk Kelas Nimitz mempunyai ukuran panjang 340 meter, lebar kapal 78 meter dan draft 12 meter, Nimitz-class supercarrier mempunyai berat 101,196 ton. Total kru onboard adalah 5,700 orang, terdiri dari 3,200 pelaut dan 2,500 wing udara sedangkan Total pesawat yang dapat dibawa berjumlah 85 unit yang merupakan kombinasi dari F-18E/F Super Hornet, EA-6B Prowler, E-2 Hawkeye, C-2 Greyhound, SH/HH-60 Seahawk dan S-3 Viking.

Total US Navy telah membangun 10 unit supercarrier dari kelas Nimitz ini, dan semuanya masih operasional. Kapal yang pertama adalah USS Nimitz (CVN-68 ) disusul kemudian USS D.D. Eisenhower (CVN-69), USS Carl Vinson (CVN-70), USS Theodore Roosevelt (CVN-71), USS Abraham Lincoln (CVN-72), USS George Washington (CVN-73), USS John Stenis (CVN-74), USS Harry S. Truman (CVN-75), USS Ronald Reagan (CVN-76) dan yang paling baru adalah USS George H.W. Bush (CVN-77).

Enterprise Class
CVN 65 atau yang dikenal pula sebagai USS Enterprise merupakan kapal induk bertenaga nuklir pertama milik AL AS yang mulai bertugas pada 25 November 1961. USS Enterprise menjadi kapal perang terbesar di dunia pada rentang waktu antara tahun 1961-1970. CV pada CVN adalah kode untuk menamakan jenis kapal induk sedangkan N menunjukkan nuklir. CVN 65 adalah kapal angkatan laut kedelapan di bawah armada Enterprise.
Gambar Enterprise Class

Cetak biru pembangunan kapal ini dimulai pada 4 Februari 1958 di Newport News Shipbuilding Corporation. Panjang keseluruhan USS Enterprise adalah 342,3 meter dengan lebar dek untuk landasan pesawat sebesar 85 meter. Kru kapal terdiri dari total 5.680 orang. Karena perkembangan zaman persenjataanpun terus di upgrade menyesuaikan pertempuran masa datang seperti  Phalanx Close In Weapon System Mk 15, Sea Sparrow, Phalanx CIWS, dan  rolling Airframe Missile (RAM). 

CVN 65 dapat menggotong 90 macam pesawat tergantung pada misi, meskipun biasanya hanya 66 pesawat yang terdiri dari  43 F/A 18 Super Hornet,  pesawat S - 3B Viking ASW, 4 EA-6B Prowler offensive electronic warfare aircraft, 4 E-2C Hawkeye electronic early warning aircraft, 5 SH-60F Seahawk ASW helicopters.

CVN 65 menggunakan 8 reaktor nuklir buatan Westinghouse yang menggerakan 4 turbin uap kemudian di kombinasikan kepada 4 poros propeler  wal hasil kapal ini mampu menyemburkan tenaga sebanyak 280.000 tenaga kuda sedangkan kalau di konversi  membuahkan kecepatan 33.6 knot. Karena kecepatannya kapal induk ini dianugrahi kapal induk tercepat yang dipunyai Amerika Serikat.

Gerald R. Ford class
Kapal Induk  kelas Gerald R.Ford code name CVN  78 (Ford Class) adalah  kapal induk terbaru dan paling modern yang akan di punyai Amerika, kapal ini pengembangan lanjutan dari kapal Induk sebelumnya yakni Kelas Nimitz dan rencananya kapal induk Gerald R.Ford akan menggantikan kapal Induk tua kelas USS Enterprise (CVN 65) yang akan memasuki masa pensiun pada tahun 2015. Kapal induk Kelas Ford dibangun sebanyak dua jenis kapal yakni USS Gerald R.Ford dan USS Jhon F. Kennedy yang akan diselesaikan di Dock kapal Newport New Shipbuilding (NNS), sebuah divisi dari industri pembangunan kapal Huntington Ingalls
Northrop Grumman Shipbuilding (NGSB) terletak di newport virginia Amerika Serikat.
Gambar Gerald R.Ford

Mempunyai desain lambung yang mirip dengan Kelas Nimitz, serta dipadukan dengan beberapa penambahan teknologi terbaru diantaranya adalah menggunakan kait pendaratan otomatis (AAG Advanced Arresting Gear) dan ketalput elektromagnetik (EMALS Electromagnetic Aircraft Launch System) sistem canggih ini  dibangun oleh General Atomics.

Kapal ini juga di desain menggunakan teknologi stealth untuk mengurangi tangkapan radar serta di dukung dengan sistem rudal generasi terbaru dari Sea Sparrow (RIM 162 ESSM) kemudian mengintegrasikannya kedalam warfare control system buatan Raytheon.

Mengenai tenaga penggerak kapal Induk kelas Ford di sokong oleh  Dua reaktor nuklir generasi terbaru (A1B nuclear reactors) yang diklaim memiliki daya efisiensi tinggi ketika daya yang dikeluarkan sangat besar. Meskipun memiliki tenaga yang powerful, kapal perang dengan nomor CVN 78 ini ramah lingkungan karena mempunyai sistem pengolahan air sehingga hemat tenaga serta pengembangan sistem propulsi nuklir canggih dan sistem distribusi tenaga listrik zonal yang dibuat oleh Northrop Grumman.

Berbicara mengenai kemampuan radar Kapal induk ini dilengkapi dengan Dual Band Radar (DBR)  yang sama persis dengan radar milik kapal siluman kelas zumwalt, penggunaan Radar Dual Band bersifat multifungsi yakni menggabungkan radar X-Band AN/SPY-3 dengan S-Band Radar yang akan mengawasi target udara sekaligus target permukaan.
 
Terakhir Kapal ini sendiri memiliki ukuran yang sangat besar, dengan panjang 329 meter, tinggi 30 meter, dan bobot 47 ribu ton. Selain berukuran raksasa, serta landasan pacunya mampu mengangkut pesawat berawak dan tak berawak generasi terbaru seperti F35 Join Strike, F/A18E Super Hornet, E-2D Advanced Hawkeye, EA-18G Growler electronic attack aircraft, MH-60R / S helicopters dan UAV unmanned air vehicles / UCAV unmanned combat air vehicles, termasuk mampu meluncurkan 220 serangan udara per hari dari landasan pacunya.

Kapal ini disebut-sebut sebagai kapal induk termahal di dunia, dengan nilai mencapai US$ 13 miliar atau sekitar Rp 149 triliun.|||0|||0

Pages