Monday, 11 November 2013

KAMOV KA 58 BLACK GHOST, HELIKOPTER PERTAMA GENERASI KE V BUATAN RUSSIA

Rencana Pemerintah Russia memoderenisasi seluruh armada perangnya tidak hanya sekedar omong kosong belaka tetapi hampir menjadi kenyataan setelah pesawat tempur generasi T50 Pak Fa, kapal selam klass Borei  , kapal perang Steregushchy dan rudal antar benua Bulava terbaru, kini yang akan menjadi sasaran selanjutnya adalah Helikopter tempur generasi V pertama di dunia, yang akan segera di produksi negara Beruang Merah ini, bahkan sebuah perusahaan helikopter russia sudah menyanggupinya, helikopter tempur ini diklaim memiliki aspek tempur yang luas, bukan hanya target darat yang mampu dimusnahkan tetapi juga mampu membinasakan pesawat tempur tanpa terlihat radar. Pembuatan Helikopter generasi ke V kemungkinan akan menghabiskan dana sebesar 1 billion Rubel yang dialokasikan dari anggaran negara russia, bahkan pemerintah russia masih membuka peluang untuk negara lain yang ingin bergabung pada proyek helikopter ini. 
Foto Fiksi dari Model Helikopter Kamov KA-58 Black Ghost Tampak Depan
Foto Black Ghost Tampak Belakang

Perusahaan ini sudah memberikan gambaran desain Helikopter Generasi ke V yang akan di buat yakni direncanakan akan tetap mengadopsi rotor koaksial milik Kamov atau dua rotor yang dipasang satu di atas yang lain pada poros konsentris, dengan sumbu rotasi yang sama, tetapi dalam arah putaran yang berlawanan ( contra-rotasi ).  Ahli militer yakin bahwa model rotor koaksial lebih stabil dan mudah untuk terbang selain itu dengan menggunakan rotor sejenis di percaya dapat mengurangi kebisingan yang tinggi serta mendukung peningkatan kemampuan jangkauan jelajah dengan kecepatan mencapai 500-600 km/jam.

Desain Maket dari Kamov Ka 58


Instrumen Panel
Mengenai sistem radar dan persenjataan tentunya dilengkapi dengan serangkaian teknologi canggih terkomputerisasi mulai dari rudal udara ke udara, udara ke permukaan dan senjata mesin koaksial sedangkan mengenai sistem elektronik helikopter ini akan mengadopsi panel sistem LCD digital dan helm pilot canggih. Tidak lupa beberapa sensor juga akan melengkapi helikopter terbaru ini yakni laser acquisition warning systems and radar and Glonass navigation. Helikopter ini juga dilengkapi dengan radar penerima peringatan bahaya, sistem perang elektronik, chaff dan flare.

Wakil kepala pertama dari Russian Academy of Masalah geopolitik, Konstantin Sivkov , mengatakan kepada surat kabar bahwa helikopter tempur generasi kelima belum pernah dibangun sebelumnya, meskipun Amerika Serikat baru-baru ini mulai bekerja pada proyek serupa.III0III0