Tuesday, 2 July 2013

PENGETAHUAN SEPUTAR LINTASAN BALISTIK PELURU

Dalam Operasi penangkapan buronan, tidak jarang polisi melakukan tembakan peringatan ke udara sebagai peringatan dan pemberitahuan bahwa peluru berikutnya sah untuk disarangkan ke tubuh tersangka pelaku kejahatan. Masalahnya adalah andai laras pistol diarahkan tegak lurus ke udara berapa kecepatan peluru sewaktu meninggalkannya, berapa kira-kira ketinggian yang dapat dicapai oleh peluru serta berapa kecepatannya ketika jatuh ke Bumi apakah kecepatan peluru jatuh ke bumi dapat menyebabkan kematian orang yang tidak berdosa..?

Grafik Lintasan Peluru
Menembakkan senjata api ke udara tidak hanya dilakukan oleh polisi ataupun kelompok bersenjata di berbagai kawasan genting di dunia, penggunaan senjata api biasanya di gunakan untuk mengumbar kegembiraan atau kekesalan mereka dengan cara ini walaupun resiko Kematian atau cedera yang diakibatkan cukup signifikan.  Pada sebuah peluru modern kaliber 7,62 milimeter yang ditembakkan tegak lurus ke udara dari sebuah senapan, peluru akan memiliki kecepatan sekitar 840 meter per detik swaktu meninggalkan moncong senapan dan akan mencapai ketinggian kira-kira 2400 meter Dalam waktu 17 detik . selanjutnya peluru akan memerlukan 40 detik untuk kembali jatuh ke Tanah  dalam kecepatan yang relatif rendah karena fenomena yang disebut kecepatan terminal atau terminal velocity (kecepatan terminal = kecepatan konstan yang dapat dicapai oleh sebuah benda yang jatuh bebas ketika hambatan medium yang dilaluinya menghalangi percepatan lebih lanjut). Dalam lintasan balik ini peluru turun dengan bagian bawah lebih dahulu karena sesungguhnya peluru lebih stabil dalam posisi demikian ketika sedang jatuh bebas. http://momosergeidragunov.com/




Keadaan ini sebenarnya tidak seberapa kencang tetapi mengingat kepala manusia rentan, Bagaimanapun, orang yang memiliki tanggung jawab tidak akan pernah menembakan peluru ke udara di luar kecuali keadaan menuntut demikian, kematian dan cedera serius yang dapat di timbulkan oleh peluru nyasar cukup tinggi, kematian akibat peluru nyasar bisa lima kali lebih banyak daripada kematian akibat tembakan langsung .  peluru diakui bahwa pengukuran peristiwa ini agak sulit dan perhitungan diatas berdasarkan dari permodelan komputer atas Analisa Lintasan Peluru. |||0|||0

Sumber :
San Ellis dan garry moss, Royal military collage of Scinces, Swindon withite inggirs
Ebook By Mick O'Hare
Toni Sudiro 
Sunting By momosergeidragunov.com