Friday, 7 December 2012

SITUASI KONFLIK ISRAEL MEMANFAATKANNYA DENGAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI MILITER

Foto Robot Guardium patroli Daerah Perbatasan
Sadar terus berada dalam situasi konflik, Israel berupaya memperkuat militernya dengan teknologi robot. Robot militer buatan negara Yahudi itu kini dilaporkan telah dilibatkan dalam operasi di lapangan baik dalam pengamanan perbatasan ataupun yang sifatnya taktis lainnya

Juru bicara Teknologi Pertahanan Militer Israel (IDF) mengatakan :
"Kami mencoba membuat perangkat tanpa awak di medan perang. Kami bisa melakukan lebih banyak misi tanpa membuat para tentara kami berada dalam risiko," ujar Letkol Oren Berebbi.

Diprediksi dalam 10 sampai 15 tahun mendatang, sepertiga mesin robot milter Israel bisa beroperasi otomatis tanpa awak. "Kami sedang bergerak menuju era robot," tukas Giora Katz, wakil presiden Rafael Advanced Defense Systems Ltd, salah satu produsen senjata Israel.

Salah satu robot militer israel yang akan kita bahas adalah Robot Penjaga Perbatasan yang diberinama Guardium yang secara resmi sukses diuji coba pada tahun 2008 . Robot  Guardium dikembangkan oleh perusahaan besar G-Nius yang bekerja sama dengan Israel Aerospace Indistries dan Elbit. Robot guardium dirancang sebagai kendaraan darat tak berawak atau mampu beroperasi secara otonom (UGV Unmanned Ground Veicles), robot guardium dikendalikan dan di operasikan langsung  oleh Pusat Komando militer Israel.  Tugas keseharian Robot Guardium adalah melakukan patrol rutin daerah perbatasan untuk mengurangi terjadinya korban dari pihak tentara militer Israel. Bahkan robot guardium ini ditunjuk menjadi bagian dari system keamanan bandara Internasional Israel. 

Pusat Pengendali Terpadu

Robot Guardium dibuat menggunakan chasis mobil TomCar yang dirancang khusus dan diklaim mampu melahap segala medan dengan kecepatan maksimal 80km/jam, serta  mampu menggotong  muatan hingga 300 kg, bayangkan saja body dari robot ini dibuat dari kavelar lapis baja yang diperuntukkan untuk melindungi system otak dari robot , selain itu Robot Guardium dilengkapi berbagai macam sensor termasuk video dan kamera thermal yang mampu menangkap gerakan secara auto target, serta mikrofon super sensitive yang mampu menyadap gelombang radio dua arah, berbicara masalah persenjataan Robot Guardium dilengkapi dengan senjata otomatis caliber 5.56 x 21 mm standar nato  yang mampu menembak secara otomatis ataupun semi otomatis

Simulasi Tentara Israel beserta Robot Guardium dalam menghadapi setiap ancaman

Tapi namanya robot tentu ada kelemahan ataupun keterbatasan tapi pihak militer Israel menugaskan robot ini hanya untuk  melakukan kontra pertahanan sesaat sebelum  tentara Israel tiba untuk proses penangkapan, tetapi jangan coba diangap remeh Robot Guardium ini operator pengendali bisa saja memungkinkan melakukan tidakan agresif  dan mampu memusnahkan penyusup jika di inginkan.

0 komentar:

Post a Comment