Thursday, 11 October 2012

MENGENAL SOSOK PESAWAT TEMPUR SILUMAN GENERASI KE V CHINA

J-20 Black Eagle Mighty Dragon
Kadang kita orang indonesia kerap meremehkan produk buatan China, tapi jangan coba-coba meremehkan teknologi militer buatan China, salah satunya China berhasil mengembangkan pesawat tempur siluman berteknologi canggih generasi ke V dan hanya 3 negara yang mampu dan sukses membuatnya, siapa lagi kalau bukan Negara Adidaya  seperti Amerika yang mengusung F22 dan F35 sedangkan  Russia mengunggulkan T-50.

Chengdu J-20 Black Eagle Mighty Dragon inilah nama resmi dan gelar yang disematkan untuk pesawat siluman bermesin ganda dan berkusi tunggal ini, pesawat siluman ini dikembangkan oleh Chengdu Aircraft Industry Group dibawah naungan Angkatan Udara China (PLLAF) , pesawat tempur ini melakukan uji terbang perdana pada tanggal 11 Januari 2011, hingga sampai saat ini setidaknya pesawat tempur ini sudah melakukan 60 kali test terbang, tetapi pesawat tempur ini baru akan dipakai resmi pada tahun 2017-2019

Berbicara masalah karakteristik pesawat tempur ini memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan pesawat tempur siluman lainnya. salah satunya yang resmi dikenal oleh publik adalah buatan Amerika F-22 Raptor, F-35 Lightning II (JSF) , dan Rusia yang mengandalkan Sukhoi T-50. Perbandingan ukuran panjang pada stealth-fighter tersebut adalah sebagai berikut:
Gambar Tampak Samping Paling Atas J-20, T-50 dan F22


Gambar Tampak Atas


Chengdu J-20 : 21,26 meter (69 kaki)
Sukhoi T-50 : 19,8 meter (65,9 kaki)
F-22 Raptor : 18,9 meter (62 kaki)
F-35 Lightning II (JSF) : 15,67 meter (51,4 kaki) 

Dapat dilihat bahwa ukuran Chengdu J-20 jauh lebih besar dibandingkan dengan ketiga rivalnya. Dari ukurannya yang besar, para pengamat beranggapan bahwa pesawat ini dirancang untuk dapat melakukan penerbangan jarak jauh yang maksimal, melebihi kemampuan jelajah pesawat siluman buatan negara-negara barat.

Bukan hanya itu saja pesawat tempur J20 ini dilengkapi dengan sistem avionik yang canggih dengan mengadopsi fly by wire,IRST, EODAS dan radar
AESA Tipe 1475/KLJ5 namun sayang radar ini masih kalah canggih dengan radar milik F22 atau F35 milik Amerika, untuk persenjataan pesawat tempur siluman ini mampu menggotong persenjataan yang tak kalah sangar seperti rudal PL-21 LRAAM, PL-12D MRAAM, PL-10 SRAAM, LS-6 Precision Glide Bomb, cannon kaliber 30mm, 4 peluncur roket, 2 peluncur IR decoy, rudal udara-ke-udara dan bom pintar.

Mengenai daya dorongnya banyak pendapat yang mengatakan pesawat tempur ini menggunakan  mesin kembar buatan Rusia yakni Saturnus 117 yang masing-masing mesinnya berdaya dorong 14.000 kg.  Namun laporan dari pihak China mengatakan bahwa J-20 akan didukung oleh dua mesin turbofan 13.200 kg/WS-10 yang dilengkapi Thrust Vector Controlled (TVC ) nozel asli buatan dalam negeri.
 
Para pengamat dari barat menilai bahwa kemungkinan kemampuan supercruise dan kelincahan manuver J-20 masih dibawah F-22 Raptor. Tapi dengan badan yang lebih besar, pesawat siluman buatan China itu bisa membawa persenjataan dan bahan bakar internal yang lebih banyak. Bagian depan prototip J-20 memiliki kemiripan dengan F-22, sedangkan bagian belakangnya lebih mirip dengan T-50. Dari ukuran dimensinya, diperkirakan J-20 lebih ditujukan untuk misi penyerangan dengan kapasitas besar dan jarak jauh, mirip spesifikasi tempur yang dimiliki F-111 Aardvak.

Namun, secara umum para pengamat memiliki penilaian yang beragam bahwa J-20 lebih unggul dibandingkan F-35 dan T-50. Kemampuan tempurnya hanya bisa ditandingi oleh F-22 Raptor. Hal ini juga dipertegas oleh penilaian Dr. Carlo Cop dan Peter Goon yang menulis analisanya tentang J-20 ini pada situs www.ausairpower.net. Pada analisanya, kedua pengamat itu mengatakan bahwa desain J-20 dbuat untuk misi penyusupan jarak jauh.

Adapun Karakteristik Umum Chengdu J-20 Black Eagle :
Jumlah Awak : 1 (pilot)
Panjang : 21,26 m
Lebar Sayap : 12,88 m
Tinggi : 4,45 m
Luas Sayap : 59 m2
Berat Kosong : 17.000 kg
Berat Maksimum Lepas Landas ; 36.287 kg
Mesin Pendorong : 2 unit WS-10G (prototype); WS-15
Kecepatan Maksimal : Mach 2,5
Jarak Jangkau : 5.500 km
Radius tempur : 2.000 km
Service ceiling: 20.000 m 

0 komentar:

Post a Comment