MENGENAL SOSOK DETASEMEN BURUNG HANTU POLRI

Pakaiannya serba gelap dengan senapan mesin ringan ditangan. Tidak ketinggalan helm kevlar dan rompi anti-peluru. Wajah tertutup rapat dengan balaclava hitam. Gerakannya serba terkoordinir dan penuh kerahasiaan. Itulah sosok pasukan antiteror.

Hampir setiap negara memilik pasukan antiteror. Umumnya mereka adalah pasukan elit di tubuh militer atau kepolisian. Dipilih dan diseleksi dari satuan-satuan yang ada. Hanya yang terbaik yang bisa bergabung.


Usai seleksi, pelatihan berat menanti. Mulai dari dar..der..dor, intelijen, sabotase, gerilya, anti-gerilya dan sejumlah pelatihan khusus yang tidak dimiliki satuan reguler.

MUNGKIN ada sebagian orang yang belum mengenal apa sih Detasemen Khusus 88. Latar Belakang pembentukannya dan lain-lain. Dalam artikel saya kali ini, saya akan mencoba untuk bercerita tentang Densus 88 yang saya ambil dari berbagai sumber dari internet, baik dari Wikipedia maupun dari Viva News. Saya berharap tulisan saya ini dapat memuaskan rasa ingin tahu tentang Densus 88 dan pernak-perniknya.

Detasemen Khusus 88 atau sering disebut Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan terorisme di Indonesia. Pasukan khusus dengan uniform berompi merah ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman teror, termasuk teror bom. Beberapa anggota dari Densus 88 ini juga merupakan anggota tim Gegana.

Densus 88 dirancang sebagai unit anti-teroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Unit khusus berkekuatan 400 personel ini terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu (sniper).

Awal Mula Pembentukan

Satuan ini diresmikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani pada tanggal 26 Agustus 2004. Densus 88 yang awalnya beranggotakan 75 orang ini dipimpin oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian yang pernah mendapat pelatihan di beberapa negara.

 
Arti angka 88 pada tulisan Detasemen Khusus 88 ini menyerupai dua buah borgol. Angka 88 merupakan representasi dari korban peristiwa bom Bali pada tahun 2002 dari warga asing yang mengalami korban terbanyak yaitu Australia. Makna “88″ berikutnya adalah, angka “88″ tidak terputus dan terus menyambung. Ini artinya bahwa pekerjaan Detasemen 88 Antiteror ini terus berlangsung dan tidak kenal berhenti. Angka “88″ juga menyerupai borgol yang maknanya polisi serius menangani kasus ini.

Pasukan khusus ini dibiayai oleh pemerintah Amerika Serikat melalui bagian Jasa Keamanan Diplomatik (Diplomatic Security Service) Departemen Negara AS dan dilatih langsung oleh instruktur dari CIA, FBI, dan U.S. Secret Service. Kebanyakan staf pengajarnya adalah bekas anggota pasukan khusus AS. Pusat pelatihannya terletak di Megamendung, 50 kilometer selatan kota Jakarta.
Arti Logo
Burung hantu merujuk pada spesies burung “nocturnal” (aktif waktu malam) dan mempunyai bentuk muka yang berbeda dengan burung biasa. Muka burung hantu berbentuk rata seperti muka manusia dengan kedua belah matanya menghadap ke depan. Burung hantu juga mempunyai paruh bengkok kebawah yang tajam, dan mempunyai bulu jambul yang lembut.

Burung hantu adalah binatang pemangsa yang efisien karena dilengkapii perlengkapan yang memadai sebagai predator. Matanya yang terletak dibagian depan memberi kesan burung ini pandangan “menyatu” yang hebat. Dimana seekor burung hantu mempunyai kemampuan penglihatan secara binokuler (melihat sebuah obyek dengan kedua mata secara bersamaan), sehingga burung hantu dapat melihat obyek secara tiga dimensi dengan wilayah penglihatan 110 derajat, 70 derajat diantaranya dapat dilihat secara binokuler. Namun ia bisa memutar kepalanya 270 derajat sehingga bisa melihat ke belakang dengan mudah.

Karena sering berburu dimalam hari, burung hantu dilengkapi dengan sistem pendengaran yang sagat baik. Telinga terletak di dekat mata dan dilingkupi oleh wajah yang lebar. Wajah yang lebar ini berfungsi seperti radar menangkap suara yang menyalurkan gelombang suara melaui otot-otot wajah ke telinga. Daya penglihatannya dan pendengarannya pada malam hari sangat tajam, mampu mendengar cicitan tikus pada jarak 500 m. Cakarnya yang tajam akan keluar memanjang saat menyerang sehingga meningkatkan keberhasilan serangan.

Burung hantu juga dilengkapi sepasang sayap yang cukup spesial karena mampu meredam gerakan udara yang membuatnya tidak bersuara saat terbang dan menangkap mangsanya dengan kejutan. Itu juga membuatnya mampu mendengar pergerakan buruannya dengan jelas sambil terbang.

Semuanya itu membuat Burung Hantu memiliki kemampuan berburu yang sangat tinggi, tangkas, cekatan dan disamping menyambar juga mengejar mangsanya di atas tanah. Penelitian pada jenis tertentu, kotoranya menunjukkan 99% memangsa tikus sedangkan 1% memangsa serangga. Mengkonsumsi tikus lebih banyak 2-3 ekor per hari namun daya membunuh lebih dari yang dimakannya.

Filosofi
Burung hantu dengan kemampuan penglihatan yang tajam, pendengaran yang kuat karena “radar” yang ada pada wajahnya, kemampuan bergerak tanpa bersuara di malam hari, dan kecepatan terbang yang tinggi akan memburu tikus (yang dimanapun selalu mengganggu dan merusak) kemanapun bersembunyi secara cepat dan akurat. Tikus dapat diartikan sebagai teroris yang selalu mengganggu umat manusia. Kemampuan burung hantu tersebut dapat melambangkan penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dapat bergerak dengan sangat rahasia digunakan sebagai logo Detasemen Khusus 88 Anti Teror untuk memburu teroris kemanapun berada.

Arti angka 88 pada tulisan Detasemen Khusus 88 ini menyerupai dua buah borgol. Angka 88 merupakan representasi dari korban peristiwa bom Bali pada tahun 2002 dari warga asing yang mengalami korban terbanyak yaitu Australia. Makna “88″ berikutnya adalah, angka “88″ tidak terputus dan terus menyambung. Ini artinya bahwa pekerjaan Detasemen 88 Antiteror ini terus berlangsung dan tidak kenal berhenti. Angka “88″ juga menyerupai borgol yang maknanya polisi serius menangani kasus ini.

Persenjataan

Satuan pasukan khusus baru Polri ini dilengkapi dengan persenjataan dan kendaraan tempur buatan Amerika, seperti senapan serbu Colt M4, senapan penembak jitu Armalite AR-10, dan shotgun Remington 870. Bahkan dikabarkan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya. Semua persenjataan yang diberikan, termasuk materi latihan, diberitakan sama persis dengan apa yang dimiliki oleh satuan khusus antiteroris AS.

Operasi yang Telah Dilakukan

9 November 2005 – Detasemen 88 Mabes Polri menyerbu kediaman buronan teroris Dr. Azahari di Kota Batu, Jawa Timur yang menyebabkan tewasnya buronan nomor satu di Indonesia dan Malaysia tersebut.

2 Januari 2007 – Detasemen 88 terlibat dalam operasi penangkapan 19 dari 29 orang warga Poso yang masuk dalam daftar pencarian orang di Kecamatan Poso Kota. Tembak-menembak antar polisi dan warga pada peristiwa tersebut menewaskan seorang polisi dan sembilan warga sipil.[1]

9 Juni 2007 – Yusron al Mahfud, tersangka jaringan teroris kelompok Abu Dujana, ditangkap di desa Kebarongan, Kemrajan, Banyumas, Jateng

 

UNIT KHUSUS SANDI JEJAK (SANJAK), TEKNIK BERPERANG ALA SUKU DAYAK KALIMANTAN

Unit khusus ini dipelopori Mayor Prabowo Subianto, Komandan Pusat Pendidikan Khusus Kopassus di Batujajar, Jawa Barat, yang kemudian menjadi Komandan Jenderal Kopassus. Instruktur teknik perang kuno ini diambil dari para pemburu jejak (trackers) suku Dayak di pedalaman Kalimantan. Satuan ini teruji ketika Kopassus membebaskan 13 sandera peneliti Lorents yang disekap gerombolan Organisasi Papua Merdeka pimpinan Kelly Kwalik di pedalaman Mapanduma, Kerom, Jayawijaya, pada Mei 1996.

Semua prajurit Kopassus mampu diterjunkan ke dalam gedung, hutan, atau laut dengan teknik fast trooping, fast raffling, dan stabo dari helikopter. Mereka memiliki penembak jitu alias sniper dengan perlengkapan persenjataan standar pasukan antiteror dunia, seperti senapan serbu berjarak pendek untuk pertempuran jarak pendek (PJD) MP-5, Stayer, senapan serbu SS-1, pistol otomatis yang tak perlu dikokang H&K P-7, dan sepatu lapangan yang mengecoh lawan karena jejak tapaknya berjalan ke arah kebalikan.

 
 
Atas prestasinya membebaskan sandera di Mapanduma, media Inggris The Times pernah memuji Kopassus sebagai salah satu pasukan terbaik dunia, setelah Special Air Services dari Inggris dan Pasukan Khusus Israel. Namun pamor Kopassus memudar setelah Reformasi 1998, apalagi setelah beberapa perwiranya terbukti melakukan penculikan aktivis mahasiswa dan pembunuhan Ketua Dewan Presidium Papua, Theys Hiyo Eluay. Bahkan Komandan Jenderal Kopassus sekarang, Mayjen Sriyanto Muntasram, sedang menjalani proses pengadilan atas dakwaan pelanggaran hak asasi manusia dalam kasus Tanjung Priok.
 

PERTEMPURAN ILUSI, TEKNOLOGI PERANG TERBARU AMERIKA

Setelah Russia mengembangkan senjata yang mampu melumpuhkan otak manusia sekarang Amerika Serikat kembali menunjukkan taringnya di dunia militer. Penelitian teknologi militer Amerika The Defence Advanced Reasearch Projects Agency (DARPA), sedang mengembangkan hi tech 'Battlefield illusion' (medan ilusi) yang dirancang untuk membingungkan pasukan musuh.

DARPA menginvestasikan dana $ 4 juta dalam proyek yang dapat mengaburkan pendengaran dan penglihatan pasukan musuh ini. Teknologi ini hampir sama dengan yang dirancang untuk membingungkan sistem radar, hanya saja teknologi baru ini diterapkan khusus untuk manusia. DARPA meneliti bagaimana manusia menggunakan otak mereka untuk proses input sensorik dan mengembangkannya menjadi sebuah teknologi.

Teknologi militer ini menggunakan teknologi optik yang juga dapat dipasang pada kendaraan perang. Kemudian bekerja dengan merusak sensorik musuh.

"Teknologi ini merupakan seni penipuan di medan perang. Efektifitas operasional teknologi ini adalah untuk menipu laju manusia di medan militer, baik di darat, laut, ataupun udara,"  ini bukan pertama kalinya mereka mencoba mengembangkan teknologi yang dapat membingungkan musuh. Sebelumnya mereka juga telah mengembangkan 'invisibility cloak' (jubah gaib) yang dapat menyembunyikan kendaraan dari sensor infra merah.

Perlu diketahui, ada teknologi 'Suara Tuhan' yang dikembangkan para teroris. Teknologi tersebut dapat mengirimkan suara untuk meyakinkan calon pelaku jihad. Seolah-olah Tuhan berbicara kepada manusia. Itulah yang menjadi alasan tersendiri bagi militer Amerika)untuk mengembangkan 'Battlefield illusion'.
 

RUSIA KEMBANGKAN SENJATA YANG MAMPU MELUMPUHKAN OTAK MANUSIA

Ilmuwan Rusia sedang mengembangkan senjata yang bisa mengubah manusia menjadi zombie. Bahkan, seperti dimuat Herald Sun, Presiden Vladimir Putin menkonfirmasi bahwa negaranya sedang menguji senjata psikotrononik, yang bisa melumpuhkan pikiran manusia hingga ke kondisi setara "mayat hidup".

Senjata masa depan ini menyerang sistem syaraf pusat korban. Bisa digunakan untuk melumpuhkan musuh-musuh Rusia, bahkan para pembangkang. Ditargetkan bisa digunakan akhir dekade ini.

Putin mendeskripsikan senjata ini sebagai "senjata super", yang menggunakan radiasi elektromagnetis seperti yang ditemukan pada microwave. Senjata itu dikatakan sebagai instrumen baru untuk mencapai tujuan politik dan strategis Rusia.

Keberadaan senjata model baru itu diumumkan oleh Menteri Pertahanan Rusia Anatoly Serdyukov. Dia mengatakan, baru-baru ini senjata itu diuji untuk tujuan pengendalian massa.

"Ketika itu digunakan untuk membubarkan kerumunan dan difokuskan pada seorang pria, suhu tubuhnya segera naik, ia seperti dilemparkan ke dalam wajan panas," kata dia.

"Namun, hingga saat ini, hanya sedikit yang kita tahu tentang senjata ini. Bahkan pasukan khusus pun hampir tidak bisa mengatasinya," tambah dia.

Untuk diketahui, penelitian senjata elektromagnetik telah dilakukan di Amerika Serikat dan Rusia sejak tahun 1950-an, tapi tampaknya kali ini, Putin telah mengungguli Amerika Serikat

Rincian persis senjata tersebut belum terungkap, tetapi penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa gelombang berfrekuensi rendah dapat mempengaruhi sel-sel otak, mengubah kondisi psikologis, bahkan memungkinkan seseorang mengirim perintah atau saran pada pikiran seseorang.

Putin mengklaim, dampak teknologi ini sebanding dengan senjata nuklir. Namun, ia berkilah senjata ini lebih dapat diterima secara ideologi, politik, maupun militer.

Sementara, Serdyukov menambahkan, senjata ini berdasar pada prinsip fisika terbaru. Selain psikotronik, saat ini Rusia juga sedang mengembangkan senjata energi, geofisika, senjata gelombang energi, senjata genetika, dalam kurun waktu 2011-2020. (hp).
 

AMERIKA BUAT RANPUR RAMAH LINGKUNGAN

Kendaraan militer yang hemat solar diperlukan karena setiap kali mengirim BBM ke medan tempur berarti mengundang risiko.

Angkatan darat Amerika Serikat belum lama ini memperkenalkan kendaraan konsep yang dinamai Fuel Efficient Demonstrator (FED) Bravo.

Kendaraan Bravo itu diperkenalkan pada acara tahunan kongres dunia Society of Automotive Engineers (SAE) di Detroit.

"Monster" itu punya 268 tenaga kuda, menggunakan mesin diesel  V8 4.400 cc dari Ford. Kekuatan yang besar memang diperlukan untuk mengimbangi berat Bravo yang 8,5 ton .

Transmisinya otomatis, bisa menggunakan penggerak hanya roda belakang serta motor listrik untuk menggerakkan roda depan.

Energi motor listrik itu dipasok oleh baterai litium-ion. Kekuatan baterai antara lain dihasilkan dari penyerapan energi saat pengereman.

Rem menggunakan bahan keramik karbon sehingga jauh lebih ringan ketimbang piringan baja.

Hasil dari berbagai modifikasi itu adalah Bravo  mengkonsumsi tak sampai setengah dari BBM untuk Humvee, alias 8,2 mpg di jalanan kota. Humvee "minum" 3 mpg untuk jalanan kota.

Baterainya pun bisa untuk "mencas" berbagai peralatan prajurit.

Bravo dikembangkan oleh Tank Automotive Research, Development and Engineering Center (TARDEC) yang bermarkas di Warren, Michigan, dengan kerja sama dari para mahasiswa Center for Creative Studies in Detroit.
 

CILAS SLD 500 TEKNOLOGI SENSOR PENDETEKSI ARAH TEMBAKAN SNIPER

Penembak runduk (Sniper) merupakan ancaan yang sangat significant dalam suatu operasi tempur. Hal ini juga dihadapi oleh pasukan pemelihara perdamaian dari Perancis yang tergabung dalam SFOR pada saat bertugas di Bosnia. Setidaknya 80 personil pasukan Perancis Gugur dalam tugas diakibatkan oleh tembakan penembak runduk di Serajevo selama tahun 1992.

Berdasarkan kejadian tersebut, dan kekhawatiran akan jatuhnya korban lebih banyak lagi, Departemen Pertahanan Perancis di Paris meminta kepada pihak Industri pertahanan untuk menciptakan alat yang dapat meng-counter ancaman dari para sniper ini. Salah satu industri pertahanan Perancis yang teribat dalam upaya pembuatan alat pendeteksi keberadaan sniper ini adalah Cilas, industri yang mengkhususkan produknya pada perangkat optic-elektronic (optronic), yang merupakan anak perusahaan dari EADS.

Saat itu peralatan yang ada hanyalah alat deteksi akustik yang aslinya dikembangkan oleh pihak militer Inggris untuk mendukung operasi mereka di Irlandia Utara. Saat di uji di Bosnia, system tersebut ternyata tidak membuahkan hasil karena ketidak akuratannya, respon yang lambat dan beberapa factor lainnya. Alat ini bekerja berdasarkan pendeteksian bunyi saat penembakan, dan saat peluru berjalan menuju target, dengan bantuan perangkat microphone baru lokasi sniper dapat diketahui.

Para teknisi Cilas berupaya keras untuk mencari solusi yang terbaik, maka mereka mencoba untuk mendapatkan cara yang lebih efisien. Dari berbagai percobaan, mereka mencoba untuk mendeteksi keberadaan sniper berdasarkan unit pembidik yang dipasang pada senapan runduk. Maka dicobalah suatu metoda dengan prinsip sinar mata kucing atau "The Cat Eye Principle". Lensa optic telescope dapat menghasilkan suatu energi yang dapat ditangkap oleh sapuan sinar laser, saat sapuan sinar laser tersebut menangkap object optic telescope, maka akan ditampakkan pada layar monitor, sehingga keberadaan penembak runduk dapat diketahui sebelum Ia menjalankan aksinya.

Seperti halnya lampu utama pada mobil/kendaraan, refleksi sinar yang ditimbulkan oleh retina mata kucing dapat terlihat dikegelapan. Demikian juga halnya dengan bola mata sniper yang sedang melakukan pembidikan dengan telescope dapat dideteksi dengan bantuan sapuan sinar laser yang tidak terlihat. Kemudian sistem laser transmitter/receiver akan secara instant dan akurat melokalisir keberadaan sniper tersebut.

Pengembangan dari kemampuan jarak tembak 300 sampai 600 meter ditingkatkan sampai dengan kemampuan jarak sapuan lebih dari 1000 meter, bahkan kemudian sampai kepada jarak 4000 meter. Seperti diketahui, dengan munculnya senapan runduk caliber 12,7mm atau .50, jarak tembak sniper dapat mencapai jarak efektif mematikan sampai 1000 meter.

Salah satu alat deteksi keberadaan sniper ini oleh pihak Cilas diberi kode SLD-400. Perangkat ini terdiri dari dua bagian utama, perangkat deteksi yang merupakan laser transmitter/receiver dengan menggunakan alat penyangga tiga-kaki (tripod) dan unit processor/monitor yang hampir sama bentuknya dengan perangkat laptop, keduanya dihubungkan dengan kabel khusus tipe RS 232 serial link. Perangkat ini bekerja dengan bantuan batere 24 Volt standar militer (MIL STD 1275 A) yang dapat beroperasi lebih dari 24 jam secara terus menerus, dan dapat diisi ulang dengan alat charger yang disediakan. Keseluruhan unit SLD 400 ini memiliki bobot sekitar 15 kg.

Panjang gelombang sinar laser bekerja mendekati kemampuan sinar infra-merah, antara 0,8 dan 0,9 micrometer, yang dapat mendeteksi tidak saja alat bidik senapan - termasuk yang tersembunyi dibalik jarring kamuflase, jendela atau struktur honeycomb - tetapi juga jenis-jenis lensa seperti light intensifier untuk teropong malam, range finder, teropong biasa (binocular/monocular), dan sebagainya. Pengoperasian dapat dilakukan dalam berbagai kondisi cuaca, baik siang maupun malam hari, kecuali saat situasi berkabut (hal ini juga tidak dapat dilakukan oleh teropong yang digunakan oleh sniper).
Data-data mengenai SLD 400 ini antara lain;

Konsep Operasi: Perangkat deteksi penembak runduk ini merupakan konsep baru dengan aplikasi sinar laser. Dirancang untuk mendeteksi dan melokalisir posisi pembidik optic yang digunakan oleh penembak runduk atau system pembidik optic elektronik (optronic) di daerah operasi tempur, wilayah sensitive atau zona urban yang bekerja atas dasar efek mata-kucing (cat-eye); saat teriluminasi oleh sinar laser, system optic akan mengembalikan sejenis enerji.

Jarak detaksi efektif: 1000 meter untuk siang hari, sampai 3000 meter pada malam hari. Azimuth dan levasi: -175 derajat sampai +175 derajat untuk azimuth, dan +/- 20 derajat untuk elevasi.Jendela deteksi : 3,9 derajat x 5,3 derajat.Scanning dan deteksi: secara manual dengan joystick.

Sedangkan yang terbaru yaitu SLD 500 yaitu tingkatan terbaru dari SLD 400 yang jelas SLD 500 ini lebih menyempurnakan varian terdahulunya yaitu penggunaannya lebih otomatis ketimbang varian terdahulunya. adapun spesifikasi alat tersebut adalah sebagai berikut :

Jarak detaksi efektif: 3000 meter untuk siang hari, sampai 6000 meter pada malam hari (Infra Red)
Azimuth dan levasi: -300 derajat sampai +300 derajat untuk azimuth, dan +/- 30 derajat untuk elevasi.
Jendela deteksi : 3,9 derajat x 5,3 derajat.
Scanning dan deteksi: secara automatics remote, GPS
 

SENJATA SNIPER JARAK TEMBAK 1000-2300 M, DENGAN KATAGORI SENJATA ANTI MATERIAL

Selain peluru berkaliber normal 5,56 atau 7,62, sniper juga punya spesies lain, spesies yang di maksud adalah senapan berkaliber besar. Patokannya peluru yang di pakai adalah 12, 7 mm keatas. Senjata ini lazimnya dilabeli anti material Weapons. Ini lantaran selain untuk melibas pasukan, juga efektif menghantam target keras lain. Berikut jumlah tipe senapan yang tergabung sekelas senapan berkaliber besar

BARRET FAMILY
Kalau disertakan senjata berjudul Barret Light Fifty ini bisa saja identik dengan senapan serbu M16. Pasalnya jaya di tangan pasukan Angkatan bersenjata AS, di sejumlah negara juga antri memakainya. Bahkan kabarnya senjata sejenis sempat jatuh ke tangan teroris irlandia utara varian yang di lansir M82A1, M90, M95 dan M99

 

Spesifikasi M82A1
Kaliber 12,7
Panjang 1,54 m
Bobot 14,7 kg
Jarak tembak efektif : lebih dari 1.000 m

 

PGM UR HECATE II
Urusan senapan sniper berkaliber besar Prancis juga tak mau ketinggalan ini di buktikan ketika pabrik PGM Precision Company meluncurkan HECATE II. Sistem Free-floating barrel, Kompoonen antihentakan di ujung laras, bi-pod penyanggah pada popor adalah ciri khasnya tiap senjata dilengkapi magasen berisi tujuh peluru.

 


Spesifikasi UR Hecate II
Kaliber 12,7 x 99 mm
Panjang 1,38 m
Bobot 13,8 kg
Jarak tembak efektif : lebih dari 1.000 m



RT-20
Walau kurang nyaring terdengar tapi untuk urusan sniper kelas berat Kroasia sudah punya andil. Barang aduannya cukup punya nama menyeramkan yaitu Anti Material Sniper Refile RT-20 dari kodenya saja sudah bisa di tebak kalau senjata ini membopong peluru kaliber 20 mm. Keunikan sejata ini terletak pada posisi petembak beraksi selain popor di tahan di bahu, ada pula bagian body senjata yang musti di panggul. RT-20 ikut beraksi dalam perang saudara di Yugoslavia pada era 90-an

 

Spesifikasi RT-20Kaliber 20 x 110 mm
Panjang 13,30 m
Bobot 19,2 kg
Jarak tembak efektif : 1800 m


 
MECHEM NTW 20
Harus diakui kecerdikan Tony Neophytou dalam merekayasa NTW20. Passalna dibahwah bendera Afrika Selatan, Denel, ia berhasil menciptakan Heavy sniper rifle yang bisa memuntahkan dua tipe peluru. Cukup dengan mengganti laras maka NTW 20 bisa di pakai  untuk melontarkan peluru 14,5 mm Rusia atau kaliber 20 mm. Untuk yang terakhir Tony mengambil basis senapan MG 151 eks Nazi Jerman semasa PD II

 

Spesifikasi NTW 20
Kalier 20 x 8,5 mm MG151 atau 14,5 X 114 mm Rusia
Panjang : 1,79 m/2,015 m
Bobot 26/29 Kg
Jarak tembak efektif 1500-2300 m

 

OSV-96
Inilah senjata andalan sniper rusia kelas berat, OSV-96 dikembangkan KBP Design Bureau yang berkedudukan di Tula pada era 90-an. Menganut sistem tembakan gas semi otomatik dengan kokangan model rotasi. Untuk mendongkrak mobilitasnya maka senapan raksasa ini bisa di lipat hingga bentuknya lebih ringkas setengah meter dari panjang aslinya

 


Spesifikasi OSV-96
Kaliber : 12,7 x 108 mm
Panjang Total : 1,74 m
Bobot : 12,9 kg tanpa teleskop dan amunisi
Jarak tembak efektif : ----not identifield---
 

SENAPAN MESIN OTOMATIS FN MINIMI, SI MINI YANG MEMATIKAN

FN MINIMI adalah senjata otomatis regu yang mungkin bisa diterjemahkan dalam bahasa TNI sebagai senapan Otomatis Pasukan (SOP), nama baru dari Senapan Mesin Regu (SMR) minimi merupakan akronim dari minimitrailleuse (minimi-mechine gun). Minimi awalna di produksi Belgia dan diterima sebagai  senapan mesin ringan standar Nato.

SEKILAS TEMPAT ASAL
Sebut saja nama Belgia, mungkin tidak semua orang bisa menunjukan posisinya secara tepat dalam peta. Sebut nama Fabrique Nationale atau FN, dijamin orang pasti mengingat setidaknya satu senjata buatan pabrik kondang itu.

Ungkapan itu sebenarnya tidaklah berlebihan. FN sebagai pabrikan senjata seolah mewakili Belgia di Kancah pergaulan internasional. Siapa yang tidak tahu senapan serbu FN Fusil Automatique Langer, Alias FN FAL.? Belgia boleh gagal dalam menangani koloninya di Afrika, namun FL justru sukses besar menjadi pilihan bermacam fraksi dalam berbagai konflikdi benua hitam tersebut plus sukses juga di Eropa, sehingga gelar Refile of the free word jatuh ketangan senapan ini.

KEUNGGULAN MINIMI
Sebelum Minimi lahir ke dunia, militer dunia Cuma mengenal senapan serbu dan senapan mesin kelas sedang. Belum ada yang melihat peluang yang terbuka buat senapan mesin ringan dengan peluru yang  sama dengan senapan serbu. Jelas ada beberapa kelebihan yang dimiliki minimi di bidang senjata lainnya.

Pertama, membuat dedicated Squad otomatis Weapons membuat infanteri memiliki daya pukul yang lebih baik dari senapan serbu dan keadalan yang sama dengan senapan mesin sedang.

Kedua, soal akurasi Minimi lebih baik dari sekedar senapan serbu yang terlalu ringan dan susah di kontrol bila di tembakan dalam mode full auto.
Ketiga , minimi memberikan pengalaman dan kemudahan baik dalam perawatan maupun perbaikan lapangan yang tidak pernah di temukan dalam produk senapan mesin buatan pabrikan lain.

Keempat, Minimi turut mengubah doktrin penggelaran dan proyeksi pasukan infanteri membuat lebih efisien sehingga tujuan taktis bisa diraih dengan mengorbankan pasukan yang lebih sedikit.

KESUKSESAN MINIMI
Kalau di telisik dari kisahnya kesuksesan FN tidaklah jatuh dari langit. Piawai membaca pasar itulah kuncinya,  terus berinovasi menjadi mantra sakti keberhasilan. Panduan kedua yang menjadi rahasia kelangsungan FN sehingga laba yang dihasilkan mampu mengalahkan pabrikan senjata lain termasuk, Heckler und Koch (HK) dan Colt. Bahkan FN SCAR mampu memenangkan USSOCOM untuk senjata pasukan khusus, sementara FN P90 yang futuristik sangat populer dikalangkan pasukan khusus Eropa. Hanya FN yang mampu mengambil hati petinggi AS, walaupun notabene FN adalah pabrikan asal Eropa

Terakhir rahasia kesuksesan Minimi terletak pada tidak neko-nekonya syarat yang di berikan oleh pabrikan FN bagi konsumen yang ingin membeli produknya. Lahir dari sindikasi pedagang senjata membuat pabrikan FN memandang dunia ini dengan lebih pragmatis. Tidak ada penurunan spek atau kualitas seperti ketika HK menjual G36 ke luar Jerman. Tidak ada pula syarat politis seperti ketika AS menjual keluarga M16 ke seluruh dunia. Pokoknya cukup sediakan uang yang sesuai dengan harga katalog, semua persenjataan produk FN bisa diborong, kalaupun mau membeli lisensi produknya untuk di buat di negara sendiri juga tidak di harapkan, bahkan kalau perlu FN mengirimkan ahli-ahlinya seperti ketika Indonesia membeli Lisensi SS1 pada tahun 1990-an tidak heran. Minimi sukses besar-besaran di lebih dari 20 negara. Semua negara barat memiliki Minimi, bahkan negara eks blok timur seperti Slovenia mulai mengganti RPK dengan Minimi. Negara yang sedang bermusuhan seperti AS dan Venezuela  juga sama-sama menggunakan Minimi. Ya itulah minimi yang fenomenal.
 

TEKNIK MENEMBAK DENGAN SENAPAN MESIN REGU (SMR) FN MINIMI DAN M249 SAW

FN Minimi akan jadi mesin pembunuh dan mematikan apabila di tangan prajurit yang tepat dan mengerti karakteristiknya, sekarang kita uraikan satu  persatu teknik cara menembakkan senjata Minimi :

Teknik pertama disebut Fixed Fire digunakan untuk target statis dan keberadaannya sudah di ketahui, penembakan cukup membidik pada satu titik lalu melepaskan rentetan pendek.

Teknik Kedua apabila Bila musuh dalam jumlah banyak dan membentuk formasi melebar teknik yang dipakai adalah Traversing Fire. Untuk teknik ini penembak harus menembakkan dengan mengarahkan moncong minimi ke sisi kiri dan kanan kurang lebih 30 derajat. Teknik ini mendistribusikan tembakan seimbang dengan menyesuaikan posisi tubuh baik pundak maupun siku.

Teknik Ketiga Searching Fire teknik ini sering di gunakan apabila kalau musuh tiarap atau bersembunyi diantara vegetasi dan keberadaannya tidak diketahui pasti. Untuk menerapkan teknik ini penembak harus memanipulasi penembakan dengan mengubah elevasi moncong Minimi. Untuk menurunkan posisi laras saat di tembakkan, penembak dapat merapatkan posisi kedua siku, begitu pula bila ingin menaikkan arah tembakan, posisi kedua siku tinggal di renggangkan.

Sementara jika ancaman musuh datang dalam jumlah yang besar dan bergelombang dari segala posisi, jurus yang di gunakan adalah teknik gabungan traversing and searching fire. Penembak harus menggeser laras ke kiri dan ke kanan, juga mengubah elevasi supaya field of fire dapat di tutup dengan maksimal. Untuk menerapkan teknik ini penembak harus disiplin dan tenang. Artinya tenang dalam mengubah arah maupun elevasi tembakkan dan harus di lakukan one at time, bukannya mengarahkan senjata tanpa membidik sama sekali.

Setelah beres dengan target manusia sekarang yang lebih sulit tentu menghantam benda bergerak semacam kendaraan. Untuk mencapai kesuksesan tinggi, penembak harus mampu memperkirakan kecepatan kendaraan dan posisi bidik yang tepat dan sesuai jarak. Sebagai contoh jika ada truk yang melaju dengan kecepatan 15 mil per jam dari arah kanan pada jarak 300 m, maka penembak harus menyetel rear sight pada posisi 300 m, dan membidikkan Miniminya ke arah kiri mendahului target dengan asumsi jarak kira-kira setengah dari panjang target
 

STK ULTIMAX, SENJATA SERBU BUATAN SINGAPURA

Singapore Technology Kinetics yang di singkat STK ULTIMAX, inilah jawaban pamungkas Singapura atas kecemasan terhadap pertahanan negaranya. Diracang seringan mungkin, bobotnya yang hanya 6,8 kg ketika di muati 100 peluru  memang sangat cocok untuk pos tur asia. Menganut prinsip constant recoil, Ultimax memiliki akurasi jempolan dan mudah di kontrol untuk ukuran senjata dikelasnya. Namnjangan dikira ketika baru lahir Ultimax sudah sempurna.

Varian uMk.1 yang lahir pada 1982 hanya dilengkapi laras yang tidak bisa di ganti dan mode penembakan hanya semi-full outo. Sistem feed peluru pun masih menganut sabuk rantai yang rawan macet.

Kelemahan ini baru diperbaiki pada varian MK.3 yang dapat diganti larasnya plus mode penembakan yang sudah menganut safe semi-full auto. Mulai varian Mk.3 pula di perkenalkan Ulimax para dengan panjang laras Cuma 330 mm plus magasin drum yang mengingatkan sekilas kepada senjata buatan Blok Timur.

Ultimax sendiri sempat mencuri perhatian ketika USMC mengadakan kontes untuk mencari kandidat senapan mesin regu. Merasa punya kans, STK membuat versi khusus Ultimax Mk.4 yang dilengkapi dengan adaptor sehingga mampu memakai magazen M16 atau Beta C-Mag 100 Peluru tanpa perlu di modifikasi tambahan. Hasil test menunjukan performa yang sangat superior. Ultimax mampu di tembakkan di tengah-tengah rendaman lumpur sama halnya dengan ak-47 . Akurasi pada penembakan semi otomatik juga mampu membuat grouping yang sama dengan senapan serbu. Sayanya, pertimbangan politis membuat Ultimaz harus mengangkat bendera putih pada M249 SAW yang memang mede in USA

Negara Pemubuat
Singapura

Kaliber
5,56 x 45 mm

Kapisatas
100 Peluru (drum) ; 30 Peluru (Magasen M16)

Mekanisme
Gas Operated, Rotaring Bolt

Berat
4,9 Kg (unloaded versi standar)

Rate of Fire
400 - 600 rpm
 

SOPMOD M4, SENJATA PASUKAN KHUSUS AMERIKA

SOPMOD (Special Operation Peculiar Modification) adalah program USSCOM untuk melengkapi M4A1 dengan pelaratan elektronik yang dapat di beli di pasaran umum (non Development items/NDI) maupun yang memang khusus diembangkan atas permintaan militer sehingga peralatan tersebut di larang dimiliki sipil, dikenal dengan terminologi COTS (Commercial off the shelf) tujuannya tidak lain tidak bukan guna membantu pasukan khusus yang terkadang dalam misinya memerlukan peralatan spesifik .

Diharapkan dengan bantuan kit SOPMOD, pasukan khusus AS di lapangan akan memiliki superioritas dalam hal kualitas dan kemampuan di bandingkan lawannya. Diawali dengan program Special Operations Special Technology (SOST) Modular Close Combat Carbine yang di mulai pada September 1989 program SOPMOD dibagi kedalam tiga Block I,II,III Block I yang sudah diselesaikan pada periode 1995-2005, terfokus kepada M4A1 dan M203, sementara blok II yang direncanakan berlangsung antara 2005-2010 akan di khususkan bagi seluruh senjata yang telah distandarisasi  USSCOM. Sementara Block III yang rencananya dimulai pengembangannya ada 2007, akan di tujukan bagi semua persenjataan yang di pakai Angkatan Bersenjata AS. adapun disini kjenis salah satu  salah satu teknologi SOPMOD Block II yaitu :

COLT M4A1 CARBINE
Sebagai inti dari SOPMOD, tentu saja bagian utama terpenting adalah M4A1 jika pada Block I  M4A1 tidak banyak mengalami perubahan, maka pada blok II , M4A1 diberikan sentuhan berupa popor dorong dengan empat posisi yang dimana popor tersebut memiliki bantalan pipi agar mudah dan nyaman dalam membidik. Selain itu cadangan M4 dilengkapi dengan optik, maka ada KAC Back Up Iron Sight (BUIS) sebagai pengganti pisir carry handle. Selain itu keandalan M4A1 juga meningkatkan kepada Block II dengan memodifikasi pada ekstration part, penambakan M84 Gas Buster Charnging handle buatan Precision Beflex, Inc dan fire selektor buatan DPMS arms yang ambidextrous alias sudah ada di kedua receiver.

KAC M4 RAIL ADAPTER SYSTEM (RAS)
Pada bagian ini di fungsikan untuk menempatkan puluhan asesoris yang bisa di tempatkan pada bagian ini.  Sehingga memudahkan para operator untuk menyesuaikan kondisi dilapangan. Mulai dari jenis Varian M4, M203A1 yang masih menganut aliran free float dan RAS II yang pada akan di gunakan Block II

KAC VERTICAL FOREGRIP
Fungsi front grip ini sangat membantu dalam mempercepat pengarahan larasM4 untuk mengakuisisi target, frot grip buatan KAC dapat di pasang dengan metode ulir pengencangan pada Ras.

AN PEQ-5 VISBLE LASER
Fungsi dari visibel laser adalah mampu memancarkan laser merah kasat mata untuk membantu menembak berdasarkan titik perkenaan laser. Laser jenis ini jarang terpakai pasalnya terdapat kekurangan dari laser jenis ini yaitu musuh dapat menembakposisi operator dari arah datangnya sinar laser.
 

MEDIA PENYIMPANAN SENJATA YANG LAZIM DIGUNAKAN POLISI DAN MILITER

Dalam setiap media penyimpanan senjata yang utama haruslah dilihat dari berbagai aspek salah satunya keamanan dan fleksibelitaas dari tempat penyimpanan tersebut. Fleksibelitas dapat diartikan mudah disesuaikan apabila di lakukan perombakan ulang dapat dapat di pasang dengan cepat serta tidak mengabaikan faktor keamanan dari senjata tersebut.

Faktor utama penghambat dalam fleksibelitas penyimpanan itu sendiri adalah mencakup ruang dan kepadatan apabila jumlah senjata yang terlalu banyak. adapun sistem penyimpanan yang sering di gunakan baik Polisi ataupun Militer adalah sebagai berikut :

Horizontal Mount
Tempat penyimpanan ini sangat cocok apabila di gunakan untuk senjata sejenis M4 (folded), sub-machine guns, Heckler & Koch MP5, Personal Defence Weapons (PDW) MP7, FN P-90 dan d Z-84

Storage Box
Kotak ini dikususkan untuk menampung amunisi dan aksesoris serta peralatan lainnya yang berhubungan dengan senjata tersebut yang di tempatkan pada posisi media yang sama.


 
Roll Out Work Shelf
Pada tempat penyimpanan ini senjata di tempatkan pada posisi yang lebih nyaman (horizontal), media penyimpanan ini sangatlah cocok pada digunakan untuk senjata sejenis pistol. pada tempat ini dilengkapi dengan alas karet yang dimana memungkinkan senjata tidak bergerak pada saat di tarik untuk di pergunakan bahkan di lengkapi dengan magnet




Handgun Pack no Clip Storage
Pada tempat penyimpanan ini sangat baik dan dianjurkan karena memudahkan pemakai seandainya senjata di perlukan dengan cepat.

 


Seismic Barrel saddle
Media penyimpanan ini dapat mencegah senjata terjatuh dari raknya dan media sejenis ini sangat aman jadi pengguna hanya membuka tutup atas yang dimana di gunakan sebagai pengunci dengan menggeser kearah atas kemudian senjata siap dipakai untuk di pergunakan.





Lockable Barrel Saddle
Pada media ini sangat cocok untuk memungkinkan penyimpanan senjata dalam waktu yang lama agar tetap aman baik dari debu ataupun pencurian.




 

PUSAKA INDONESIA MENJADI NAMA SANGAR UNTUK SENAPAN MESIN RINGAN BERPELURU MINI

Kriss Super V adalah  senapan mesin ringan merupakan senjata eksperimen menarik yang pada tahun 2007-an. Nama Kriss berasal dari pedang bahasa Indonesia (Keris) atau pisau besar dengan lekuk-lekuk seperti api, Senjata ini dimaksudkan Desain  untuk ditembakkan seorang diri bila diminta oleh situasi taktis dan dengan akurasi yang memadai.

Kris Super V bisa disebut "pistol submachine gun’ karena Kriss bisa diatur untuk memberondong peluru layaknya senapan serbu namun hanya menggunakan peluru berukuran kecil Cal .45 yang umumnya seukuran peluru pistol. Ringkasnya, ’pistol submachine gun’ adalah senapan serbu berukuran mini dengan peluru mini.

Kris Super V sangat efektif digunakan untuk pertempuran jarak dekat dan ditempat-tempat sempit semacam gedung atau perkotaan padat. Sebagai informasi,  submachine gun paling populer saat ini tak lain tak bukan adalah MP5 buatan Heckler and Koch.

Kelebihan Kriss dibanding senapan lain ada pada teknologi Super V atau Vector System. Pabrikan Kriss mengklaim dengan teknologi ini hentakan (recoil) senapan dapat dikurangi hingga 60%. Semakin kecil hentakan maka keakuratan dapat ditingkatkan, apalagi jika senapan diset pada ‘full automatic mode’.

Hentakan (recoil) pada senapan konvensional umumnya akan mengarah ke belakang, menghentak langsung bahu penembak. Hentakan ini cenderung membuat posisi penembak jadi ikut terdorong ke belakang. Dorongan ini yang kemudian menurunkan tingkat akurasi.

Untuk menyiasati masalah ini, Kriss dirancang mampu menyerap dan menyalurkan tenaga recoil ke arah bawah hingga hentakan dapat dikurangi. Hasilnya, pengguna jadi memiliki kontrol lebih baik dan akurasi pun jadi meningkat.

Kriss Super V  dilengkapi dengan dua jenis rel Picatinny, satu di atas  dan di bawah laras, fungsi dari Rel Picatinny adalah untuk menambahkan semua aksesoris yang diperlukan, seperti laser-bertujuan modul atau senter taktis. Rel atas dapat menerima berbagai perangkat pengamatan, seperti reddot, Sedangkann pada bagian bawah  dilengkapi dengan foregrip vertikal.  Popor lipat polimer disediakan untuk mendukung keakurasian tembakan, bukan hanya itu saja Kriss Super V mempunyai 2 jenis metode tembakan , Otomatis dan Manual Mungkin karena mengakomodasi mekanisme baru ini, bentuk Kriss jadi tidak lazim. Desain Kriss jadi berbeda jika dibanding senapan pada umumnya atau pistol pada umumnya

Karakteristik
Type                       : Sub machine Gun
Place of Origin            : United States
Caliber                    :.45 ACP
Weight, empty             :2,18 kg prototype 1,8 - 2,0 kg target for production gun
Length (stock folded / opened)     406 /  635 mm
Barrel length              :140 mm
Rate offire                :800 to 1100 rounds per minute
Magazine capacity     :13 rounds (28 roundmagazine is being developed)
Effective range            :100 meters
 

SENJATA PENEMBAK JITU KEBANGGAAN INDONESIA

SOSOK senapan penembak jitu antimaterial, menjadi salah satu keperluan utama pada pertempuran era modern, terutama untuk menghajar pasukan musuh yang berlindung di balik material. Menyadari perkembangan ini, PT Pindad pun tak mau ketinggalan, mereka sudah memproduksi dengan nama Senapan Penembak Runduk-2 (SPR-2).

SPR-2 diharapkan mampu menjadi salah satu produk senjata unggulan dalam negeri 2007, yang kehadirannya dapat menjadi varian produk impor sejenis asal Yugoslavia, Black Arrow M93. Kedua senapan antimaterial ini sama-sama menggunakan peluru kaliber 12,7 mm x 99 (umum pula disebut kaliber .50) dengan isian magasen lima peluru.

 Kehadiran SPR-2, membuat produk serupa yang sudah muncul dan dipergunakan berbagai angkatan bersenjata di dunia, menjadi sedikitnya 25 jenis. Sebelumnya, sudah ada produk sejenis, misalnya Gepard M1/M2 (Hongaria, kaliber .50), Barret M82, M90 dan M95, M99, serta M-107 (Amerika, kal .50), SVN-98 (Rusia, kaliber 12,7 mm x 108), Steyr IWS-2000 (Austria, kal .50 dan 12,7 mm x 108), PGR UM-Hecate (Prancis, kal .50), AI AS (Inggris, kal .50), NTW-20 (Afrika Selatan, kal 20 mm), dll.

Menurut Desain Ghrapic Divisi Senjata PT Pindad, Dede Tasiri, senada engineer Nana Mulyana, diharapkan dapat memberikan efisiensi bagi TNI jika dibandingkan produk impor. Dari hitungan, produksi SPR-2 harga lebih murah dan fungsi sama hebatnya, apalagi jika dibandingkan Black Arrow M93 yang harganya di atas Rp 1 miliar per pucuk dan diketahui banyak yang sudah rusak.

Senjata sniper buatan pindad ini dibuat dalam 3 versi yaitu SPR1, SPR2, dan  SPR3.

SPR 1 ini mempunyai peluru kaliber 7,62mm dengan jarak akurasi 900 meter , Kendati terilhami produk-produk senapan antimaterial yang sudah ada, namun menurut Dede, kehadiran SPR-2 cenderung desain sendiri dari PT Pindad. Walaupun pada sebagian sosok, masih mengambil desain dari Black Arrow M93 dan NTW-20 (Afrika Selatan).

"SPR-2 pada jarak tembak efektif mampu menembus lapisan baja dengan ketebalan sampai 2 cm pada jarak 500 meter. Pengoperasian dengan sistem bolt action bukan berarti SPR-2 kalah modern, namun diharapkan memiliki kelebihan karena akurasi biasanya lebih jitu," sedangkan SPR3 mampu menembus baja setebal 3 cm dengan jarak 700 meter.

Senjata mahal

Penggunaan senapan penembak jitu antimaterial, sudah digunakan sejak Perang Dunia II (1939-1945) oleh pasukan Nazi Jerman (Mauser Tank-Gewehr Model 1918, kaliber .51), Jepang (Tipe 97, kaliber 20 mm), dan Inggris (Boys Antitank Rifle, kaliber .55). Ketiga pasukan tersebut menggunakannya untuk menghantam masing-masing musuhnya, yang berlindung di balik tembok atau berada dalam kendaraan lapis baja.

Usai perang, berbagai negara terutama Amerika, Inggris, Prancis, dan negara-negara Eropa Timur kemudian mengembangkan dengan menggunakan peluru kaliber .50 (disebut pula 12,7 mm x 99) dan kaliber 12,7 mm x 108, yang menjadi standar senapan mesin berat mereka. Dari berbagai negara yang ikut memproduksi senapan antimaterial, Jerman, Amerika, dan Rusia, yang paling banyak membuat aneka produknya sejenis.

Senapan penembak jitu antimaterial, di pasaran harganya rata-rata sangat mahal, sehingga negara-negara pembeli dan dari non- produsen yang keuangannya cekak, biasanya terbatas memiliki. (Kodar Solihat/"PR")
 

TEKNIK MELAKUKAN KONTRA SNIPER

Dalam buku pegangan sniper disebutkan, tiada cara paling efektif untuk melumpuhkan seorang sniper kecuali dilakukan dari dalam, yakni orang di sampingnya, spotter atau observer. Istilah lainnya adalah musuh dalam selimut. Pendamping sniper ini di tersenjatai dengan senapan serbu yang bisa sekali pukul melumpuhkan sniper. Lebih dari itu, dialah yang paling tahu di lapangan soal kelebihan dan kekurangan sniper dalam melaksanakan tugasnya.

Meski demikian, upaya memahami tingkah laku sniper perlu di miliki agar bisa melakukan kontrasniper. Antara lain, sniper biasa melakukan penembakan dalam jarak 400 yard. Peluru yang di tembakannya biasanya irit. Bisa jadi hanya satu yang dilayangkan. Pasukan yang terkena tembakan semacam ini harus waspada untuk menyadari bahwa sniper telah mengintai.

Arah tembakan sniper  menuju titik-titik vital di tubuh. Jadi bila ada personel pasukan terkena tembakan yang mengarah pada bagian-bagian vital, waspadai kemungkinan ada sniper di sekitar pasukan anda.

 

Untuk membedakan sniper dari personel pasukan yang lain, ada banyak indikator. Sniper bisa terlihat dari berbagai asesoris yang di kenakan. Bisa saja dari kamuflase (facemask,smocks, atau ghillie suits) yang di gunakannya.

Sniper bergerak sendiri di lapangan. Jadi, bila melihat pasukan yang memisahkan diri, bisa jadi itu sniper. Terlebih lagi bila senapan yang di gunakannya dilengkapi dengan asesoris macam scope, binocular, peredam atau lainnya.Saat ini, sniper juga menggunakan senapan yang sudah memiliki peredam yang menyatu. Bukan modal bongkar pasang.

Dengan dasar pengetahuan soal sniper yang mendalam, tindakan untuk melumpuhkan sniper bisa dilakukan dengan lebih efektif . Ibarat pemeo, kalau sudah tau selahnya, sesuatu lebih mudah di lakukan. Untuk melumpuhkan sniper, teknik sniper pantas di pelajari dalam hal ini
 

RAHASIA AKURASI TEMBAKAN SNIPER

One Shoot One Kill, itulah filosofi yang musti di pegang teguh oleh seorang sniper. Tidak ada tembakan yang kedua, karena the second bullet tak ubahnya dengan undangan kematian bagi seorang sniper, itu pula sebabnya, tempat perlindungan dan kamuflase menggunakan ghillie suit jadi yang terpenting.

Tembakan pertama dengan akurasi tinggi dimungkinkan oleh beberapa faktor. Manusia alat, dan faktor lainnya seperti jarak ukuran dan lokasi target, angin, fleeting nature, jarak pandang dari ketepatan (density) udara. Sasaran tidak mungkin ditembak menggunakan Assault rifle. Karena itulah sniper rifle muncul dalam sejarah militer.

Untuk menyibak rahasia ketepatan tembakan, Dr.Ign. Heruwasto Komite Perencanaan dan Program Bidang Berburu PB. Perbakin. Jakarta menyarikan 17 resep. “jika sarat-syarat teknis sudah dipenuhi, terpulang ke penembak, mestinya pasti jitu, berikut kupasan ahli senjata perbakin ini.


 
1. TINGKAT KEPRESISIAN LARAS
Adalah tingkat kelurusan, kehalusan, keseragaman rifling, dan tingkat variasi besar kecilnya diameter laras. Laras sniper dengan bahan stainles steel 416 biasanya layak di gunakan sampai 4.000 tembakan. Ahli lain mengatakan  kecepatan peluru hanya tinggal mencapai 90 persen dibandingkan laras bau saat tembakan ke 2.000

2. PANJANG LARAS
Laras yang pendek akan menyebabkan kecepatan baistik di ujung laras lebih lambat, sebagai akibatnya jarak tertentu dari lintasanya putaran tidak mencukupi untuk mempertahankan kesetabilan peluru alhasil, akurasi hanya akan cocok untuk jarak yang pendek Pemilihan panjang laras yang cocok berbeda untuk setiap keperluan misi, karena laras yang pendek juga memiliki keunggulan memudahkan manuver di lapangan.

3. CROWN
Merupakan penghalusan sisi permukaan depan (ujung laras) membuat miring secara simetris terhadap sumbu lubang laras, Crown yang tidak simetris merusak akurasi. Crown juga dimaksudkan untuk menghilangkan sisa beram hasilpemotongan laras dipabrik yang masih melekat, selain juga melindungi bagian tersebut dari benturan yang dapat merusaknya.

4. RATE OF TWIST RIFLING
Adalah tingkat putaran ulir pada suatu laras misalnya senjata dengan rate of twis 1:12 artinya ulir akan memutar anak peluru satu kali putaran bila peluru bergerak majusejauh 12 inci. Tiap senjata miliki rate of twis beragam. Untuk memperoleh akurasi, sniper mengerti kecocokan berat anak peluru yang di gunakan dengan rate of twist laras senjatanya.

5. RIGIDITAS LARAS
Adalah kekakuan suatu laras. Ledakan tembakan menghasilkan vibrasi pada laras. Semakin besar vibrasi pada laras semakin berkurang. Selalu menggunakan Heavy barrel, rigiditas laras diperoleh dengan cara laras memakai bahan khusus seperti chromemoly 4140 atau 416 Stainles steel. heavy barrel selain mengurangi vibrasi mozzle jump, juga efektif mempercepat dinginnya laras. dengan laras yang lebih dingin. deformasi menjadi kecil. sebagai akibat oada saat di tembakkan terus menerus sehingga ketepatan tembakan dapat di jaga.

6. BOLT
Penembak sering menyebutnya dengan gerendel. Fungsinya menahan tekanan ke belakang selongsong sehingga anak peluru dapat bergerak ke depan secara penuh pada saat penembakan. Bolt juga berfungsi untuk memasukkan dan mengeluarkan peluru dari kamar laras (Chambers) untuk kesempurnaan tembakan, bolt harus betul-betul permanen tidak boleh longgar dan ujungnya rata.

7. LEADE FREE BORE
Letaknya di bagian dalam laras, tepat di depan kamar peluru, sering juga disebut sebagai free  bore. Penelitian membuktikan semakin pendek bore. Penelitian membuktikan semakin pendek leade, gruping tembakan semakin baik. Senjata yang sudah ditembakkan diatas 4.000 kali, bagian yang pertama aus adalah bagian depan kamar peluru ini.

8. MOUNTING
Adalah pengikat telescope pada senjata. Untuk keperluan akurasi, tidak dianjurkan menggunakan mounting model buka pasang. Sistem buka pasang. Sistem buka pasang akan cenderung tidak kokoh dibandingkan fix mounting system sebagai akibat bidikan berubah.
 

JENIS MAIN BATTLE TANK ZAMAN SEKARANG (part 1)

TANK MODERN HEAVY METAL FILES
Zaman sekarang, menciptakan MBT bukan lagi monopoli negara-negara barat atau rusia. Semua bangsa di planet ini boleh saja membuat sendiri. Tak terkecuali negara-negara yang sebelum dianggap anak bawang macam Cina, Korea selatan, atau India. Berikut sejumlah tipe mesin perang berkategori Heavy yang beredar sekarang

MBT LEOPARD 2  JERMAN
Slogan sebagai MBT paling laku se-Eropa pantas disandang Leopard. Pasalnya hasil tangan dingin KMW (Krauss-Meffei Wegmann)Jerman jni memang laris manis di borong Swiss, Swedia, Spanyol, hingga belanda. Kesipulannya: Pantas kalau MBT yang satu ini lantas mengusung embel-embel Leopard 2. Tipe terakhir yang di kembangkan adalah Leopard 2 A6. Terobosan yang di adopsi pada varian terakhir ini ada pada kanon. Larasnya lebih panjang ketimbang varian-varian sebelumnya.
SPESIFIKASI :
Awak    
4 Orang
Persenjataan   
Sepucuk kanon
Smoothbore 120, mm
Dimensi
Panjang 9,68m ; lebar 3,7 m; Tinggi  2,48m tebal baja ; rahasia bobot 54 ton
Mesin
Sebuah mesin disel MTU 12 Silinder berdaya 1.500 hp
Performa
Kecepatan maksimal jalan mulus72km/jam; jarak tempuh 550 km


MBT MERKAVA ISRAEL
Bila di Indonesia-kan, merkava punya arti kereta perang asli buatan Israel , Merkava dianggap menyimpang dari pakem MBT masa kini. Mesin tank ini berada di bagian depan. Bukan dibelakang seperti tank lainnya. Toh kepuasan tadi bukan dibuat asal-asalan. Dengan konfigurasi mesin depan maka tingkat keamanan awak menjadi lebih terjamin . Keuntungan lain ruang belakang yang kosong bisa di muati pasukan infanteri. Sayangnya untuk urusan tenaga, Merkava tergolong payah. 
SPESIFIKASI :
Awak    
4 Orang
Persenjataan   
Sepucuk kanon kaliber 105 ; Senapan Mesin 7,62 mm
Dimensi
Panjang 8,36 m ; lebar 3,72 m; Tinggi  2,66m  tebal baja beragam bobot 58 ton
Mesin
Sebuah mesin disel Teledyne Continental berdaya 900 hp
Performa
Kecepatan maksimal jalan mulus, 46km/jam; jarak tempuh 400 km

 

MBT LECREC FRANCIS
Ini dia tank paling cantik diatara rekan sejawat. Prancis merancangnya dengan menggabungkan kecanggihan, keandalan  dan seni. Tak perlu panjang lebar seluruh kesaktian MBT Modern ini disebutkan menjadi  standar. Seluruh jeroan Larec juga di kontrol sepenuhnya oleh komputer serta manual sebagai opsi terakhir generasi larec paling baru adalah bloc 3. Tentunya fitur-fitur yang dihadirkan lebih hebat lagi ketimbang varian pendahulunya.


 

SEPSIFIKASI
Awak    
3 Orang
Persenjataan   
Sepucuk kanon Smotbore kaliber 120 mm; senapan mesin 7,62 dan 12,7 mm
Dimensi
Panjang 9,87 m ; lebar 3,71 m; Tinggi  2,53m  tebal baja komposit bobot 53,5 ton
Mesin
Sebuah mesin disel 8 Silinder berdaya 1.500 hp
Performa
Kecepatan maksimal jalan mulus, 71km/jam; jarak tempuh 550 km


CHALLANGER 2 INGGRIS
Muncul pertama kali pada tahun 1982, chalangger langsung bikin heboh banyak orang. Maklum saja, untuk tank ini inggris berani bersumber sebagai “The Impenetrable Tank”, artinya dijamin tak ada sebutir peluru pun lawan yang bisa menjebol lapisan tahan pelurunya. Kesaktian tadi di dapat berkat lapisan komposit berlabel cobham untuk mengetahui resep pasti mengaduk lapisan Cobham jelas bukan perkara mudah. Pihak pembuat menutup rapat-rapat jalur info untuk itu.

 

SPESIFIKASI
Awak    
4 Orang
Persenjataan   
Sepucuk kanon rifled  kaliber 120 mm; dua senapan mesin 7,62.
Dimensi
Panjang 11,5 m ; lebar 3,5 m; Tinggi  2,5 m  tebal baja cobham generasi 2  bobot 62 ton
Mesin
Sebuah mesin disel Parkins Condor berdaya 1.200 hp
Performa
Kecepatan maksimal jalan mulus, 56 km/Jam; jarak tempuh 450 km.
 

PROFILE MBT T72/AG, SAKSI BISU PERTEMPURAN IRAK

TIDAK selamanya yang tua itu kalah dari yang muda. Begitulah barangkali semboyan tentara Irak dalam menghadapi senjata mutakhir pasukan gabungan Amerika-Inggris. Senjata-senjata kadaluwarsa yang berusia 30 tahunan nyatanya masih efektif menahan laju pasukan koalisi. Salah satunya adalah tank antipesawat bernama T-72. Terbukti kemampuannya di medan tempur masih bandel menghadapi serbuan mesin perang canggih AS.

Tank T-72 merupakan senjata pemusnah yang diciptakan Kharkiv Morozov dari Soviet yang kini menjadi Rusia, pada dekade 70-an. T-72 merupakan pengembangan dari T-64. Bentuknya mengingatkan pada tank seri T-54/55/62 dengan paduan bentuk konvensional dan ruang bahan bakar yang menyatu dengan tampilan roda yang efektif. Bila tank jenis T-64 lebih banyak digunakan di negara-negara maju bagian dari Uni Soviet, T-72 telah menyebar di dalam USSR dan diekspor ke negara-negara di luar Soviet. Jenis tank ini juga diproduksi di beberapa negara yaitu dan di Cekoslovakia, India, Polandia dan Yugoslavia.

Kendaraan ini terlihat angkuh di jalan raya dengan tongkrongan bodi besar. Panjang chasis 44,5 meter, tinggi 2,19 meter, lebar 3,58 meter dan berat 41 ton. Di dalamnya cukup lega untuk menampung 3 awak yaitu commander, pengemudi, dan penembak. Setelah disokong oleh kekuatan diesel 840 tenaga kuda, T-72 mampu melaju 45 Km/jam di medan darat. Transmisinya menggunakan sistem Syncromesh, dengan 7 gigi depan dan 1 cadangan. Kemudi mesinnya menggunakan metode clutch and brake. Di medan air pun ia mampu melakukan menyelam hingga kedalaman 5,0 meter. Namun diperlukan persiapan sebelumnya selama 20 menit untuk mengaktifkan kekedapan terhadap air.

Adapun yang membuat T-72 ini disegani lawannya adalah kelengkapan persenjataan yang disandang. Senjata meriam 2A46M/D-81TM kaliber 125 mm tipe smoothbore merupakan andalannya. Di samping itu T-72 dilengkapi amunisi Frag-HE (FS), HEAT-FS, dan HVAP-FSDS. Selongsong pelurunya dapat diisi secara otomatis dan manual dengan sudut bidik dari titik terendah -6 sampai +14 derajat. Kecepatan gerak senjata mengikuti lawan 25 Km/jam tergantung pada kondisi jalan dan jarak dengan sasaran. Namun biasanya diperlukan waktu berhenti sebelum menembak. Salah satu bukti kehebatannya adalah kemampuan menggulingkan tank jenis IFV dengan tembakan meriam utamanya hanya sekali bidik.


Daya Gempur

Meskipun menyerupai jenis T-62, tank T-72 memiliki mobilitas lebih tinggi dengan keluaran tenaga sebesar 780 HP (tenaga kuda). Mesinnya memiliki getaran yang halus dan kedap dari asap sehingga goncangan yang terjadi dalam kabin tank minimal. Keuntungannya awak yang ada di dalamnya tidak cepat lelah dibanding berada di tank dengan getaran yang kuat. Meskipun memiliki bodi yang lebih besar T-72 diyakini memiliki kecepatan yang sama dengan T-64. Pada jenis T-72B1 digerakkan oleh piston V-12 pengolah multi bahan bakar (diesel, bensin atau minyak tanah). Bahan bakar cadangan lainnya dapat ditampung pada 2 drum yang menempel pada pantat kendaraan.

Di samping itu T-72 memiliki baja perlindungan yang kokoh yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Lempeng baja pasifnya dapat menahan serangan dari senjata kaliber 105 mm yang ditembakkan dari tank M1 Abrams dari jarak 2.000 meter. Model terakhir T-72Ms, T-72M1s dan T-72AG yang juga dilengkapi dengan laser pelacak serta alat pengindera malam. Fungsinya adalah untuk memastikan ketepatan tembakan sampai jarak 2.000 meter. Sinar infra-merah pada badan T-72 diletakkan di sisi kanan meriam utama. Letaknya berlawanan dengan sisi kiri pada jenis T-64.

Untuk T-72AG dengan alat penginderaannya tersebut mampu melihat sasaran pada siang hari sejauh 5.000 meter dan pada malam hari sampai sejauh 700 meter. Sedangkan T-72 hanya mampu melihat sejauh 2.000 meter pada siang hari dan 400 meter pada malam hari.

Meriam putar terbentuk dari baja dengan ketebalan maksimum 280 mm, moncongnya setebal 80 mm dan lapisan glacis setebal 200 mm membungkus lapisan baja. Selain memiliki sistem pendeteksi radiasi PAZ, T-72 dilengkapi dengan sistem antiradiasi kapal dan sistem penyaringan kolektif NBC serta sistem penahan tekanan. Sementara penunjang senjata utama adalah senapan mesin PKT kaliber 7,62 mm dengan jangkauan efektif siang hari 1.000 meter, malam hari 800 meter. Di sisi kanan juga terdapat peluncur roket ATGM jenis 2A46 M.

Sistem peralatan, amunisi dan kontrol senjata yang dimiliki T-72 hampir sama dengan T-62. Senjata yang dipakai kaliber 125 mm mampu untuk menembus lapisan baja dari tank Abrams M1 dari jarak 1.000 meter. Apalagi dengan dukungan peluru BK-27 HEAT semakin meningkatkan daya rasuk ke kendaraan lapis baja konvensional tiga kali lebih hebat. Sementara tipe peluru BK-29 didesain untuk menembus kendaraan lapis baja yang lebih lincah.

Saat ini sekitar 29 negara menggunakan tank T-72 ini termasuk Amerika Serikat. Di wilayah Arab yang menggunakan di samping Irak adalah Siria, Iran, dan Libia. Sebagian besar negara di Eropa bekas pecahan Uni Soviet masih banyak yang mempercayakan pada keandalannya. Sementara India yang berada di Asia menjadi salah satu yang menggunakan T-72. (Mohamad Syaefudin-35)
 

APASIH PERBEDAAN TANK BERPENGGERAK RODA DAN TANK BERPENGGERAK RANTAI

Ada harga, ada barang. Pilihan pun juga beragam. Pokokya tergantung kemampuan uang. Itulah prinsip berbelanja tank zaman sekarang. Memborong tank berkategori MBT jelas membanggakan bagi pasukan darat sebuah negara. Gagah tampilannya, hebat pada senjata utama, serta di jamin tahan hantaman berbagai tipe peluru. Itulah simbol kebanggaannya. Sayangnya resep ini rupanya hanya berlaku bagi negara –negara kaya raya. Maklum saja harga terbilang mahal. Jadi bagi negara tak beduit, ya nanti dulu.


 
Cuma jangan patah arang. Pasalnya dunia lapis baja memang tak selebar daun kelor. Senjata ini banyak pabrikan senjata juga melansir tank-tank  berbendrol terjangkau. Rata-rata bermain pada bobot 20-an ton. Stingray bikinan candilac Gage AS. Armored Gun System (AGS) buatan FMC. Scorpion buatan inggris, atau CV90/120 misalnya, bisa jadi alternatif untuk di incar. Dengan sistem roda rantai, keduanya punya kemampuan meriam yang setara dengan MBT.

Mau yang lebih murah lagi biayanya operasionalnya..? tenang saja, masih ada banyak. Mereka adalah AMX-10 RC, Piranha III 10X10, LAV-300 atau MRAV-8 tapi spesies yang disebutkan tadi semuanya berpenggerak roda alias bukan kategori tank. Dan kelemahannya yang wajib di pikul: keadaan melahap medan oof-road lebih rendah ketimbang beroda rantai. Jadi sekarang tinggal bergantung pada pilihan, mau pilih beroda rantai atau ban.?
 

CASSPIR KENDARAAN ANGKUT PERSONIL ANTI BOM MILIK GULTOR

Tongkrongan dan desainnya rada seram, desain body pun cenderung bersudut tegak dengan lambung berbentuk huruf V. Inilah Caspir, kendaraan angkut pasukan penanggulangan teror (Gultor) satuan anti teror Kopassus.

Inilah salah satu kendaraan angkut pasukan milik Kopassus yang khusus didatangkan untuk memberikan perlindungan maksimum hantaman ranjau. Kendaraan lapis baja ini dapat menahan ranjau. Bagian samping Casspir dirancang mampu menahan ledakan bom setara dengan 14 kilogram TNT. Dan bagian bawah mampu menahan bom seberat 21 kilogram. Casspir juga dapat meredam hantaman peluru kaliber 5,56 milimeter dan 7,62 milimeter. Kabinnya berdaya muat 12 personel bersenjata lengkap. Untuk mempermudah mobilitas, pintu dioperasikan dengan tenaga angin.

Untuk mendukung mobilitasnya, kendaraan ini menggunakan axle yang sama seperti Unimog. Konstruksinya berupa single reduction hypoid drive axle dengan diff lock AL 3/2,5 yang sudah teruji kehandalannya merambah medan berat off-road.

Untuk engine powernya, kendaraan ini menggunakan Diesel 6 silinder 4 valve type OM352A buatan Mercedes-Benz yang juga sama persis seperti yang digunakan Unimog. Guna menambah performa engine juga dilengkapi dengan turbo charger.

Caspir pertama kali dikembangkan oleh Afrika Selatan saat pecah perang saudara, kendaraan ini dibuat guna mencegah personelnya terkena hantaman ranjau yang banyak tersebar di wilayah konflik bersenjata.

Hingga saat ini sudah ada 2000 unit Casspire yang operasional dibeberapa negara, termasuk Indonesia.

Ruang kabin dirancang untuk mampu mengangkut 12 personel bersenjata lengkap. Selain mampu menahan ledakan ranjau, kendaraan ini juga mampu menahan hantaman peluru kaliber 5,56mm dan 7,62.

Untuk mempermudah mobilitas personil keluar masuk kendaraan, pintu dioperasikan secara pneumatic (bantuan tenaga angin). Selain itu persenjataan yang mampu diangkutnya juga sangat fleksibel, jenisnya mampu disesuaikan dengan keinginan penggunanya.

Saat ini hanya TNI AD dari satuan khusus anti teror Kopassus yang menggunakan kendaraan anti ranjau buatan Afrika Selatan ini, diharapkan kedepannya bakal ada tambahan untuk satuan-satuan TNI lainnya. ©alutsista
 

TANK ANYAR RUSSIA

Boleh saja Soviet terpecah belah sekarang. Perekonomiannya bisa saja porak poranda oleh ulah barat. Namun ganjalan tadi tak bakal bisa menghentikan mantan negara beruang merah berkreasi soal tank

Setelah kabut misteri kedigdayaan tank Rusia hilang begitu Perang dingin usia, kini kaum kamerad menciptakan teka teki baru. Teka teki itu adalah kemunculan Main Battle Tank anyar. Tak tanggung-tanggung, ada dua tipe sekaligus yang dilansir. Mereka adalah Uralgonzavod T-95 dan program Omsk Chiorny Oriol (Black Eagle).

Namanya juga barang gress. Jadi logis saja bila detil teknisnya masih terbatas. Dari kedua tipe yang disebutkan tadi, predikat pionir digondol Black Eagle. Pertama kali dipergoki  khalayak ramai pada tahun 1997, ia sudah bikin heboh banyak orang. Penyebabnya adalah bagian kubah yang demikian ramping itu di tutupi selimut kamuflase. Jelas langkah ini membuat penasaran kalangan intel barat.

Beruntung ada sedikit petunjuk yang diberikan. Desain anyar kubah serta bodi Black Eagle  dibuat untuk menyokong kanon generasi terbaru Rusia. Tak main-main, nantinya ia akan menyusun meriam berukuran 152 mm. Artinya  jauh lebih dahsyat ketimbang tank-tank asal barat yang rata-rata meriamnya masih bermain di kelas 120 mm.

Masih belum cukup, hanya berselang selama tiga tahun, lagi-lagi Rusia meluncurkan prototype MBT barunya yaitu T-95 terobosan yang di terapkan juga sama heboh dengan Black Eagle. Kubah pada varian terakhir keluarga besar T tadi dibuat tak berawak (unmanned) artinya seluruh kinerja kubah yang mengadopsi kanon kaliber 135 mm ini dilakukan secara otomatis

Tak kalah menariknya seluruh awak ditempatkan pada satu lokasi di bagian bawah lambung tank. Bagian ini sekaligus juga berfungsi sebagai kapsul penyelamat. Wah-wah, bukan main. Apakah semua ini pertanda era misteri kesaktian tank-tank asal Rusia bakal mencuat kembali..? kita tunggu saja i Rusia dalam menginovasi tank-tank tempurnya. 
 

TOR-M1, TANK PENCEGAT DAN PENANGKIS SERANGAN UDARA


TOR-M1 adalah salah satu sistem pertahanan  mobile anti serangan udara roket, sistem pertahanan udara terpadu, ini yang dirancang untuk beroperasi menyesuaikan segala medan dan pada prinsipnya sama seperti tank berpenggerak rantai. Sistem pertahanan ini dilengkapi dengan Sistem yang mampu beroperasi secara intensif dari gangguan serangan udara. Sistem terdiri dari sejumlah roket transporter Launcher Vehicle (TLV) russian pertahanan udara Tor batalyon terdiri dari 3 - 5 perusahaan, masing-masing dilengkapi dengan empat TLVs. Setiap TLV dilengkapi dengan 8 missiles yang kesemuanya siap untuk di tembakkan serta associating radars yang dimana berperan sangat penting guna menangkis, atau mencegat pesawat atau rudal musuh.

Kendaraan tempur ini dapat beroperasi cepat dalam melalukan suatu akselerasi  perpindahan. Dalam melakukan suatu aksi deteksi serta meluncurkan roket . Tor M-1 hanya memakan waktu 5-8 detik untuk mengendus sasaran. Reaksi waktu keseluruhan berkisar antara  10 detik, untuk melakukan penembakan.
 

Tor M1 dapat mendeteksi dan melacak target hingga jarak maksimum berkisar 25 km dan dapat melakukan keduanya secara bersamaan, dengan kecepatan hingga 700 m / detik pada jarak dari 1 sampai 12 km, dengan ketinggian 10 - 6.000m . misil di luncurkan secara Vertikal, solid propelled roket yang mampu bermanuver  hingga 30gs. Hal ini dilengkapi dengan warhead yang diaktifkan secara otomatis. Sistem Tor M1 dilengkapi dengan yang modul kontrol dan antena radio, radar dan Lain-lain termasuk yang dipisahkan konfigurasi sistem, serta tempat-sistem, untuk melindungi agar tetap aman

Sistem pertahanan ini pertama di Operasikan oleh Pertahanan Udara Rusia yang masih beroperasi dengan banyak  100 unit jenis SA-15 Gauntlet. Tidak hanya angkatan udara saja yang mengoperasikannya tetapi, Angkatan Laut  Rusia juga  menggunakan pertahanan sejenis yang dikenal sebagai versi SA-N-9. Dari kecanggihannya  ini rupanya Cina kesengsem untuk membeli 50 unit  dan menambah lagi 25 unit  pada tahun 1997 dan 2002. Sedangkan Baru-baru ini (Desember 2005) Iran dilaporkan menandatangani sebuah kontrak kerja sama senilai US $ 1,0 miliar melengkapi pertahanan udaranya  dan membeli 29  unit TOR M-1 roket sistem, modernisasi angkatan udara-sistem dan pasokan dari kapal-kapal patroli. Ternyata bukan hanya China dan Iran saja yang terpikat atas kecanggihan TOR-M1 tetapi Sistem ini juga diusulkan ke beberapa negara lainnya.  Pada tanggal 16 Januari 2007 Rusia mengumumkan akan melanjutkan kerja sama dengan IRAN.  Menteri pertahanan Rusia Sergei Ivanov menambahkan bahwa Moskow akan terus mengembangkan kerja sama militer dan teknis dengan Teheran.
 

SI PINICCHIO PEMBUNUH BUNKER

TOS-1 adalah Tank yang di mana diperuntukkan untuk memperkuat serangan pada invantri. Perangkat ini dirancang untuk melibatkan personil militer dalam mengoperasikan tank tersebut. system TOS-1 ini tak ubahnya seperti peluncur rudal biasa, hanya saja TOS-1 ini dibuat dengan mengandalkan chassis body tank T-72 yang di modifikasi bagian atasnya.

TOS-1 menggunakan rudal dengan hulu ledak thermobaric yang dapat menyebabkan ledakan besar. rudal ini paling cocok untuk menghantam bunker-bunker musuh karena daya hancurnya sangat tinggi . TOS-1 memiliki daya tembak dengan rentang  minimum 400 meter dan rentang maksimum 3,5 km dengan daya alokasi tembakan target  200 x 400 meter persegi.

TOS-1 ini dibuat dari casis Tank T-72 dengan berlapiskan baja ringan  dengan bermesin diesel V-84-1 mampu berlari dengan kecepatan 840 tenaga kuda. Tos-1  ini di kembangkan pada awal tahun 1980 yang berhasil digunakan Unisoviet dalam perang di Afganistan dan yang paling terbaru digunakan pihak rusia dalam menginvasi Checnya.

TOS-1 ini di sering di panggil "Buratino" yang dimana cocok dengan nama pahlawan film dari Rusia versi Pinocchio karya alexy telstoy, karena besar hidung dari pada peluncurnya/ badan.

Adapun spesifikasinya adalah sebagai berikut

Bobot    
46 t (101,411 lbs) 46 t (£ 101.411)
Panjang    
9.5 m (31 ft) 9,5 m (31 ft)
Lebar     3.6 m (11.81 ft) 3,6 m (11,81 ft)
Ketinggian    
2.22 m (7.28 ft) 2,22 m (7,28 ft)
Crew Kru    
3 orang
Designer    
Omsk Transmash Design Bureau Omsk Transmash Biro Desain